Para Ahli Temukan Insomnia Bisa Jadi Pertanda Aneurisma Otak

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 04 November 2021 | 20:44 WIB
Para Ahli Temukan Insomnia Bisa Jadi Pertanda Aneurisma Otak
Ilustrasi insomnia. (Pixabay/amenic181)

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan insomnia bisa menjadi tanda peringatan dini dari kondisi yang fatal. Gangguan tidur ini terlihat lebih sering terjadi pada orang yang mengalami pendarahan otak mematikan.

Meskipun para ahli mengatakan penelitan lebih lanjut diperlukan, artinya faktor tertentu bisa meningkatkan risiko pendarahan otak, seperti merokok dan tekanan darah tinggi.

Ada berbagai jenis insomnia, terkadang berlangsung lebih singkat. Tetapi, ada pula yang mengalami insomnia parah hingga mengganggu kehidupan sehari-hari.

Para peneliti di Karolinska Institut di Stockholm, Swedia, sedang menyelidiki hubungan potensial antara insomnia dan aneurisma otak yang pecah.

Istilah medis untuk aneurisma yang berkembang di dalam otak adalah aneurisma intracranial, yang paling sering terjadi pada mereka yang berusia 40 tahun dan kebanyakan wanita.

Ilustrasi insomnia (Shutterstock)
Ilustrasi insomnia (Shutterstock)

Sebagian besar aneurisma ini tidak akan pecah dan mungkin tidak terdeteksi. Para ahli percaya antara satu dari lima persen dari populasi di Inggris memiliki aneurisma otak.

Saat aneurisma ini pecah, sekitar 2,5 persen kasus menyebabkan perdarahan serius, yang dikenal sebagai perdarahan subarachnoid. Sekitar tiga dari lima orang yang mengalami perdarahan subarachnoid meninggal dalam waktu dua minggu.

Sementara, NHS mengatakan setengah dari orang yang mengalami aneurisma bisa bertahan hidup meskipun mengalami kerusakan otak parah dan kecacatan.

Penulis utama studi terbaru, Dr Susanna Larsson, mengatakan aneurisma yang pecah inilah bisa menyebabkan kondisi fatal. Karena itu, penting untuk mengidentifikasi faktor risiko guna membantu mencegah pecahnya aneurisma.

baca juga

Dr Larsson dan tim menggunakan data dari beberapa penelitian untuk mengidentifikasi faktor yang bisa memicu aneurisma otak berbahaya, mulai dari gangguan tidur, konsumsi kopi, olahraga, BMI dan kolesterol.

"Sebelumnya, hubungan antara insomnia dan aneurisma intracranial belum pernah dilaporkan. Temuan ini pun membutuhkan konfirmasi Penelitian lebih lanjut," kata Dr Larsson dikutip dari The Sun.

Anda perlu memahami bahwa risiko aneurisma otak lebih tinggi pada perokok dan orang dengan tekanan darah tinggi, tetapi tidak bagi mereka yang memiliki kolesterol atau BMI tinggi.

Apalagi, insomnia dan gangguan tidur lainnya bisa meningkatkan tekanan darah yang berisiko menyebabkan aneurisma otak. Saat Anda tidur, tekanan darah turun.

Artinya, masalah tidur bisa menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk jangka waktu lama. Insomnia dan kurang tidur lainnya juga sudah dikaitkan dengan kematian dini.

NHS mengatakan cara terbaik untuk menghindari aneurisma otak dan pecahnya pembuluh darah adalah menjaga kesehatan pembuluh darah. Mulai dari berhenti merokok, menghindari makanan berlemak tinggi, mengontrol tekanan darah, dan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insomnia Mengganggu? Kenali Dulu Penyebab, Akibat, dan Cara Mangatasinya!

Insomnia Mengganggu? Kenali Dulu Penyebab, Akibat, dan Cara Mangatasinya!

Your Say | Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:49 WIB

5 Makanan untuk Atasi Insomnia, Konsumsi Ini Dulu Sebelum Tidur!

5 Makanan untuk Atasi Insomnia, Konsumsi Ini Dulu Sebelum Tidur!

Jogja | Selasa, 05 Oktober 2021 | 13:26 WIB

Sering Insomnia setelah Menikah, Apakah Tandanya Anda sedang Hamil?

Sering Insomnia setelah Menikah, Apakah Tandanya Anda sedang Hamil?

Health | Senin, 27 September 2021 | 16:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×