Waspadai Kolesterol Tinggi di Usia Lebih dari 50 Tahun, Ketahui 3 Dampak Utamanya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 05 November 2021 | 08:31 WIB
Waspadai Kolesterol Tinggi di Usia Lebih dari 50 Tahun, Ketahui 3 Dampak Utamanya
Ilustrasi Serangan Jantung. (Pexels/Freestockorg)

Suara.com - Tingginya kadar kolesterol bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari genetika hingga gaya hidup tidak sehat.

Kadar kolesterol tinggi memiliki efek samping berbahaya. Terlebih ketika kolesterol tinggi ini dimiliki setelah usia 50 tahun.

Penulis The Sports Nutrition Playbook, Amy Goodson, MS, RD, CSSD, LD, menjelaskan efek samping kolesterol tinggi di usia 50 tahun ke atas, dilansir Eat This:

1. Plak dapat menumpuk di arteri

"Seiring waktu, kolesterol tinggi meningkatkan penumpukan plak di arteri, yang dapat membatasi aliran darah ke otak dan jantung. Ini berpotensi menyebabkan konsekuensi mengerikan, seperti serangan jantung dan stroke," jelas Goodson.

American Heart Association menjelaskan bahwa penumpukan plak ini disebut aterosklerosis. Selain bisa menyebabkan aluran darah terbatas, plak juga dapat pecah dan tersangkut di aliran darah, pada akhirnya menyumbat arteri.

Risiko penyumbatan arteri inilah yang menjadi masalah pada orang berusia 50 tahun ke atas yang memiliki kolesterol tinggi.

Ilustrasi kolesterol menyumbat pembuluh darah. (Shutterstock)
Ilustrasi kolesterol menyumbat pembuluh darah. (Shutterstock)

2. Peningkatan risiko serangan jantung

Menurut Goodson, aterosklerosis dapat terjadi seiring waktu dan menyebabkan masalah parah pada jantung dan otak. Namun sayangnya, tidak ada gejala yang terdeteksi.

baca juga

"Jika plak pecah, maka dapat menyebabkan gumpalan darah terbentuk di sekitarnya, membatasi aliran darah ke jantung dan membuat kekurangan oksigen serta nutrisi yang diperlukan, yang disebut iskemia," jelasnya.

Namun, kondisi itu dapat menyebabkan serangan jantung.

3. Peningkatan risiko stroke

Penumpukan plak di arteri tidak hanya membatasi aliran darah ke jantung, tetapi juga dapat membatasi aliran ke otak.

"Penumpukan ini dari waktu ke waktu dapat menyebabkan stroke. Gejalanya termasuk kehilangan keseimbangan dan koordinasi, pusing mendadak, kebingungan, kata-kata tidak jelas, mati rasa di wajah, lengan, atau kaki, terutama di satu sisi tubuh, hingga penglihatan kabur," imbuhnya.

Seseorang yang mengalami gejala-gejala ini, harus segera cari perawatan medis darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Tanda Kolesterol di Kaki Hingga Hanna Kirana Gagal Jantung

Tiga Tanda Kolesterol di Kaki Hingga Hanna Kirana Gagal Jantung

Health | Rabu, 03 November 2021 | 21:29 WIB

Tiga Tanda Kolesterol TInggi di Kaki yang Mesti Diwaspadai

Tiga Tanda Kolesterol TInggi di Kaki yang Mesti Diwaspadai

Health | Rabu, 03 November 2021 | 18:10 WIB

Pengaruhi Warna Lidah, Perhatikan Gejala Kolesterol Tinggi

Pengaruhi Warna Lidah, Perhatikan Gejala Kolesterol Tinggi

Jogja | Selasa, 02 November 2021 | 16:30 WIB

Terkini

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

×