Lembaga Penelitian Inggris Pelajari Dampak Jangka Panjang Covid-19 pada Ibu Hamil

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 07 November 2021 | 13:47 WIB
Lembaga Penelitian Inggris Pelajari Dampak Jangka Panjang Covid-19 pada Ibu Hamil
Ilustrasi ibu hamil (pixbay)

Suara.com - National Institutes of Health (NIH) mengumumkan akan mulai memelajari dampak jangka panjang dari virus corona Covid-19 pada ibu hamil.

Badan kesehatan tersebut mengatakan bahwa mereka akan mendukung studi tindak lanjut 4 tahun mengenai efek potensial pada 1.500 ibu hamil yang terinfeksi virus corona Covid-19.

Penelitian ini juga akan memeriksa kondisi keturunan dari para ibu hamil tersebut. Para peneliti ingin mencari tahu anak-anak yang dilahirkan dari ibu hamil yang terinfeksi virus corona Covid-19 akan mengalami efek kesehatan jangka panjang atau tidak.

Studi ini juga akan mendaftarkan beberapa peserta dari studi sebelumnya oleh Jaringan Unit Pengobatan Maternal-Fetal (MFMU), yang didukung oleh Institut National Kesehatan Anak dan Pengembangkan Manusia (NICHD) Eunice Kennedy Shriver dari NIH.

Peserta studi ini mengambil dari sekelompok pasien virus corona Covid-19 tanpa gejala dan bergejala selama masa kehamilan serta melahirkan di rumah sakit. Kelompok ini terdiri dari 4.100 orang.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Para peneliti yang dipimpin oleh Dr. Torri Metz dari Fakultas Kedokteran Universitas Utah, akan menilai gejala pasien secara berkala dan mengevaluasi kondisi kesehatan anaknya, terutama terkait dengan kondisi kesehatan neurologis dan kardiovaskular mereka.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami berapa proporsi pasien virus corona Covid-19 yang masih dalam masa kehamilan. Sehingga, temuan dari penelitian ini bisa membantu mengurangi gejala sisa pasca-akut dari infeksi virus corona Covid-19 maupun Long Covid-19.

Mereka berusaha mencuri tahu tingkat keparahan infeksi virus corona Covid-19 selama masa kehamilan akan mempengaruhi risiko seseorang mengalami Long Covid-19 atau tidak.

Selain itu, mereka juga berusaha mencuri bagaimana proporsi pasien yang mengembangkan Long Covid-19 setelah terinfeksi virus corona Covid-19 selama kehamilan dibandingkan wanita yang tidak hamil.

baca juga

"Upaya ini merupakan bagian dari Inisiatif Researching Covid-19 to Enchange Recovery (Recover), yang bertujuan untuk memahami penyebab beberapa individu yang terinfeksi virus corona tidak sepenuhnya pulih atau mengalami gejala setelah pemulihan," kata NIH dikutip dari Fox News.

Sisa pasca-akut dari infeksi virus corona Covid-19 (PASC) yang lebih umum dikenal sebagai Long Covid-19 ini bisa mempengaruhi semua usia. Efek jangka panjang dari infeksi virus corona ini termasuk kelelahan, sesak napas, sulit berkonsentrasi, gangguan tidur, demam, kecemasan dan depresi.

Sebuah studi bulan Oktober yang diterbitkan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology menemukan bahwa 1 dari 4 ibu hamil dengan virus corona mungkin memiliki penyakit jangka panjang.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), memperingatkan bahwa ibu hamil dan orang yang baru hamil memiliki risiko mengalami infeksi virus corona Covid-19 dibandingkan wanita tidak hamil. Meskipun risiko mereka mengalami infeksi virus corona parah rendah secara keseluruhan.

Bahkan, menderita masalah kesehatan tertentu dan faktor lainnya bisa meningkatkan risiko ibu hamil dan baru saja hamil mengalami infeksi virus corona Covid-19 parah.

Ibu hamil dengan virus corona Covid-19 juga berisiko tinggi melahirkan bayi prematur dan kondisi kehamilan yang lebih buruk lainnya.

Namun, CDC mengatakan bahwa suntik vaksin Covid-19 bisa melindungi diri dari infeksi virus corona Covid-19 parah. Data itu menunjukkan bahwa manfaat suntik vaksin Covid-19 lebih besar daripada risiko efek sampingnya selama kehamilan.

Selain itu, sebuah studi Fakultas Kedokteran Universitas Grossman New York menemukan bahwa ibu hamil yang suntik vaksin Covid-19 mRNA selama kehamilan memiliki antibodi tingkat tinggiyang diturunkan pada bayi dalam kandungannya.

"Saya sangat mendorong ibu hamil untuk suntik vaksin Covid-19 demi menjaga dirinya sendiri dan bayi dalam kandungannya," kata Direktur CDC, Rochelle Walensky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Baru Bandingkan Efektivitas Vaksin Covid-19 Seiring Waktu, Mana Paling Besar?

Studi Baru Bandingkan Efektivitas Vaksin Covid-19 Seiring Waktu, Mana Paling Besar?

Health | Jum'at, 05 November 2021 | 16:01 WIB

Studi: Ibu Hamil dan Menyusui Merespons Dosis Pertama Vaksin Covid-19 Lebih Lambat

Studi: Ibu Hamil dan Menyusui Merespons Dosis Pertama Vaksin Covid-19 Lebih Lambat

Health | Kamis, 04 November 2021 | 14:56 WIB

Vaksin Covid-19 Covaxin buatan India Disetujui WHO

Vaksin Covid-19 Covaxin buatan India Disetujui WHO

Health | Rabu, 03 November 2021 | 22:12 WIB

Terkini

Slow Cooker vs Rice Cooker, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Kegunaannya

Slow Cooker vs Rice Cooker, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Kegunaannya

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Target Net Zero Meningkat, Seberapa Siap Kemampuan Merealisasikannya?

Target Net Zero Meningkat, Seberapa Siap Kemampuan Merealisasikannya?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Tentara AL Tembak Mati Teman Sendiri di Kapal Induk USS John F. Kennedy

Tentara AL Tembak Mati Teman Sendiri di Kapal Induk USS John F. Kennedy

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Apa Kabar Richard Jersey? Pencipta Lagu Oke Gas Prabowo Gibran, Begini Kabarnya Sekarang

Apa Kabar Richard Jersey? Pencipta Lagu Oke Gas Prabowo Gibran, Begini Kabarnya Sekarang

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Ulasan Our Lake: Ketika Kenangan Ayah Menjadi Keberanian untuk Melangkah

Ulasan Our Lake: Ketika Kenangan Ayah Menjadi Keberanian untuk Melangkah

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:45 WIB

5 Shio Paling Pandai Mengatur Keuangan dan Cerdas Berinvestasi

5 Shio Paling Pandai Mengatur Keuangan dan Cerdas Berinvestasi

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Tragedi di Tawangmangu: KIA Picanto Lepas Kendali dan Terjun ke Perkebunan, Satu Penumpang Tewas

Tragedi di Tawangmangu: KIA Picanto Lepas Kendali dan Terjun ke Perkebunan, Satu Penumpang Tewas

Jawa Tengah | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Akademisi di Medan Ditetapkan Tersangka Kasus Penelantaran Anak

Akademisi di Medan Ditetapkan Tersangka Kasus Penelantaran Anak

Sumut | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9

Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Projo Klarifikasi Video Viral Budi Arie soal Percepatan Sebelum 2029

Projo Klarifikasi Video Viral Budi Arie soal Percepatan Sebelum 2029

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:30 WIB

×