Kenapa Wanita Lebih Mudah Lupa setelah Melahirkan? Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 11 November 2021 | 09:49 WIB
Kenapa Wanita Lebih Mudah Lupa setelah Melahirkan? Ini Sebabnya!
Ilustrasi ibu melahirkan (shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan wanita setelah melahirkan mengalami masalah kognitif. Masalah kognitif pascapersalinan ini membuat mereka mudah lupa atau kesulitan mengingat nama hingga sebuah cerita.

Dr Charles Siow, seorang ahli saraf di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena, menyebutkan fenomena ini sebagai "otak ibu". Kondisi ini menggambarkan masalah kognitif wanita yang baru saja melahirkan, khususnya dalam hal ingatan verbal.

Memori ingatan verbal ini terkait dengan informasi lisan. Menurut Dr Charles, wanita akan mengalami penurunan memori ini selama kehamilannya. Karena itu, wanita yang baru saja melahirkan akan lebih mudah lupa, kesulitan mengingat nama seseorang atau cerita.

Menurut Dr Cornelia Chee, kepala Departemen Kedokteran Psikologi Rumah Sakit Universitas Nasional, ada bukti nyata bahwa otak wanita berubah selama kehamilan dan setelah melahirkan. Perubahan kognitif ini menjadi lebih buruk selama periode yang sama.

Perubahan kognitif ini mungkin berkaitan dengan kurangnya tidur yang dialami wanita selama kehamilan dan pasca melahirkan. Khususnya pada trimester ketiga kehamilan, ibu hamil biasanya mengalami gangguan tidur.

Ilustrasi ibu hamil (pixbay)
Ilustrasi ibu hamil (pixbay)

Pada trimester ketiga ini, ibu hamil mulai merasakan ketidaknyamanan ketika tidur, sering pergi ke toilet hingga gerakan janin yang semakin lincah. Setelah melahirkan, wanita juga masih mengalami gangguan tidur karena menyusui dan gangguan makan malam.

Sebuah tinjauan terhadap 20 Penelitian yang melibatkan 700 ibu hamil dan 500 wanita tidak hamil menyimpulkan bahwa fungsi kognitif umum, memori dan fungsi eksekutif secara signifikan lebih buruk pada ibu hamil.

"Tapi, perubahan kognitif ini mungkin hanya terlihat pada ibu hamil dan orang-orang yang berada di dekat mereka. Kecil kemungkinannya mempengaruhi kinerja mereka," kata Dr Siow dikutip dari CNA Lifestyle.

Menurut Dr Nicole Chan, dokter umum di DTAP Clinic, masalah kognitif setelah melahirkan juga dikaitkan dengan perasaan kewalahan, suasana hati yang buruk, kurang tidur atau istirahat dan perubahan hormonal.

baca juga

"Masalah kognitif ini bisa membaik selama beberapa bulan, meskipun terkadang bisa bertahan lebih lama," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Nutrisi selama Kehamilan, Jangan Lupa Konsumsi Ini Setiap Kali Makan!

Jaga Nutrisi selama Kehamilan, Jangan Lupa Konsumsi Ini Setiap Kali Makan!

Health | Senin, 08 November 2021 | 11:00 WIB

Dari Kondisi Fisik hingga Kehamilan, Ini Tanda Bumil Bakal Melahirkan secara Caesar

Dari Kondisi Fisik hingga Kehamilan, Ini Tanda Bumil Bakal Melahirkan secara Caesar

Jogja | Selasa, 02 November 2021 | 23:47 WIB

Melanie Subono Berharap Tak Ada yang Pamer Anak dan Kehamilan di Depannya

Melanie Subono Berharap Tak Ada yang Pamer Anak dan Kehamilan di Depannya

Entertainment | Selasa, 02 November 2021 | 21:59 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB