Makan Jeruk Terlalu Banyak Bisa Menimbulkan Efek Samping, Apa Itu?

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 11 November 2021 | 13:03 WIB
Makan Jeruk Terlalu Banyak Bisa Menimbulkan Efek Samping, Apa Itu?
Ilustrasi makan jeruk. (Shutterstock)

Suara.com - Jeruk dikenal sebagai buah yang kaya vitamin C, dan jadi andalan ketika kita sakit untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan dan.

Tak hanya itu, jeruk juga mengandung kadar air yang cukup tinggi, sehingga dapat membantu menhidrasi tubuh.

Tapi, siapa sangka, di balik sederet manfaat sehatnya, buah jeruk juga memiliki efek samping yang harus Anda waspadai.

Hal ini diungkap oleh ahli gizi Avni Kaul, melansir dari laman Healthshots.

“100 gram jeruk mengandung 47 gram kalori, 87 gram air, 0,9 gram protein, 11,8 gram karbohidrat, 9,4 gram gula, 2,4 gram serat, dan 76 persen nilai harian vitamin C. Meski kaya nutrisi, tapi karena mengandung serat dan vitamin C dalam jumlah tinggi, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang terbaas,” tambah Avni.

Avni mengatakan jika orang dewasa mulai mengonsumsi jeruk dalam porsi besar, yaitu 4-5 buah sehari, ini bisa menyebabkan kelebihan serat dalam tubuh, di mana ini bisa memicu sakit perut, kram, diare, kembung, dan juga mual.

“Selain itu, asupan vitamin C pada jeruk yang berlebihan dapat menyebabkan mulas, sakit kepala, muntah, hingga insomnia,” kata dia.

Dikarenakan jeruk memiliki sifat asam, terkadang jeruk juga dapat menyebabkan iritasi pada lapisan perut pada orang yang menderita penyakit refluks gastroesofageal (GERD).
Itu sebabnya, pada orang yang menderita GERD, idealnya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi jeruk.

“Jika tidak, kadang bisa menyebabkan komplikasi pencernaan yang signifikan. Termasuk mulas dan muntah pada pasien GERD. Juga, orang yang memiliki kadar kalium tinggi dalam tubuh, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter dulu sebelum makan jeruk,” ungkap Avni.

baca juga

Meski jeruk juga mengandung sedikit kalium, tapi tubuh yang memiliki kadar kalium tinggi, asupan tambahan dapat menyebabkan kondisi yang berpotensi serius, salah satunya hiperkalemia.

“Ini dapat menyebabkan mual, kelemahan, kelelahan otot, dan aritmia. Dalam kasus ekstrim, kondisinya bisa mengancam jiwa,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Bahan Alami Ini Bisa Bantu Pengobatan Demam Berdarah, Apa Saja?

5 Bahan Alami Ini Bisa Bantu Pengobatan Demam Berdarah, Apa Saja?

Health | Selasa, 09 November 2021 | 16:02 WIB

Resep Sambal Matah Pedas Asli Bali, Pakai Kecombrang Lebih Mantap

Resep Sambal Matah Pedas Asli Bali, Pakai Kecombrang Lebih Mantap

Lifestyle | Selasa, 09 November 2021 | 17:00 WIB

Sisca Kohl Goreng Jeruk untuk Dijadikan Kue, Warganet: Masih Bisa Dimusyawarahkan

Sisca Kohl Goreng Jeruk untuk Dijadikan Kue, Warganet: Masih Bisa Dimusyawarahkan

Lifestyle | Senin, 01 November 2021 | 07:20 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB