Asam Lemak yang Terkandung di Minyak Kelapa Sawit Bisa Menyebabkan Penyebaran Sel Kanker

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 11 November 2021 | 18:25 WIB
Asam Lemak yang Terkandung di Minyak Kelapa Sawit Bisa Menyebabkan Penyebaran Sel Kanker
Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah penenlitian yang terbit di jurnal Nature memperlihatkan bagaimana asam palmitat (asam lemak) mengubah genom kanker, sehingga meningkatkan kemungkinan kanker untuk menyebar ke organ lain.

Para peneliti pun mulai mengembangkan terapi yang menganggu proses ini dan mengatakan uji klinis dapat dimulai dalam beberapa tahun ke depan.

Pasien kanker metastasis, atau yang sudah menyebar, tetap menjadi penyebab utama kematian pada pasien kanker. Sebagian besar dari mereka hanya dapat diobati, tetapi tidak disembuhkan.

Dalam studi yang dipimpin oleh peneliti dari IRB Barcelona, Spanyol, diketahui bahwa asam palmitat, salah satu asam lemak yang biasa ditemukan dalam minyak kelapa sawit, dapat mendorong metastasis karsinoma di mulut dan kanker kulit melanoma pada tikus.

Karsinoma merupakan kanker yang berkembang di jaringan kulit atau jaringan penyusun dinding organ, lapor Medical Xpress.

Sel T menghancurkan sel kanker (Adusumilli)
Sel T menghancurkan sel kanker (Adusumilli)

Sementara asam lemak lainnya, yang disebut asam oleat dan asam linoleat tidak menunjukkan dampak buruk yang sama. Tetapi tidak satu pun dari ketiga asam lemak tersebut meningkatkan risiko terkena kanker.

Selain itu, asam palmitat juga menyebabkan perubahan epigenetik, atau perubahan pada fungsi gen. Perubahan epigenetik mengubah fungsi sel kanker metastatik dan memungkinkannya untuk membentuk jaringan saraf di sekitar tumor untuk menyebar.

Dengan memahami proses penyebaran ini, peneliti dapat menemukan cara untuk memblokirnya. Mereka sekarang sedang dalam proses merencanakan uji jlinis untuk menghentikan metastasis pada berbagai jenis kanker.

"Penemuan ini merupakan terborosan besar dalam pemahaman kita tentang bagaimana makanan dan kanker saling terkait, dan mungkin yang lebih penting, bagaimana kita dapat menggunakan pengetahuian ini untuk memulai pengobatan baru," komentar Kepala Eksekutif di Worldwide Cancer Research, Helen Rippon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Manfaat Temu Putih untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Cegah Pertumbuhan Sel Kanker

4 Manfaat Temu Putih untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Cegah Pertumbuhan Sel Kanker

Lifestyle | Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:21 WIB

6 Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan, Termasuk Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

6 Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan, Termasuk Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Lifestyle | Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:28 WIB

Benarkah Biopsi Kanker Payudara Menambah Keganasan Sel Kanker? Ini Kata Dokter

Benarkah Biopsi Kanker Payudara Menambah Keganasan Sel Kanker? Ini Kata Dokter

Health | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 18:21 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB