Studi di AS: Orang Tak Vaksin Belasan Kali Berisiko Terinfeksi Covid-19 Lebih Parah

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 11 November 2021 | 21:02 WIB
Studi di AS: Orang Tak Vaksin Belasan Kali Berisiko Terinfeksi Covid-19 Lebih Parah
ilustrasi vaksinasi COVID-19. [Envato Elements]

Suara.com - Penelitian baru yang dilakukan terhadap masyarakat Texas di Amerika Serikat menunjukkan bahwa orang yang tidak divaksinasi 13 kali lebih berisiko terinfeksi Covid-19 dan 20 kali lebih mungkin meninggal akibat virus tersebut.

Penelitian sendiri dilakukan oleh Departemen Kesehatan Texas, Amerika Serikat.

Perbedaan hasil kesehatan bervariasi di antara kelompok usia, karena orang yang tidak divaksinasi berusia 40-an memiliki kemungkinan 55 kali lebih besar untuk meninggal karena Covid-19.

Sementara orang yang tidak divaksinasi berusia 75 ke atas risikonya 12 kali lebih mungkin meninggal.

"Vaksin Covid-19 bekerja sangat baik untuk melindungi orang dari sakit dan kematian akibat Covid-19. Vaksinasi tetap menjadi cara terbaik untuk menjaga diri Anda dan orang-orang yang dekat dengan Anda tetap aman dari penyakit mematikan ini," kata Kepala ahli epidemiologi negara bagian Texas Dr Jennifer Shuford dikutip dari Fox News.

Hampir 29.000 orang Texas telah meninggal karena Covis-19 selama 2021, dan 85,5 persen di antaranya tidak divaksinasi. Sementara 6,8 persen lainnya divaksinasi satu dosis dan 7,7 persen telah divaksinasi penuh.

Studi dari CDC yang lebih luas pada awal tahun ini juga menemukan bahwa orang Amerika yang tidak divaksinasi 10 kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit dan 11 kali berisiko meninggal karena varian delta.

Tingkat vaksinasi Covid-19 di Texas sendiri saat ini baru mencapai 66,7 persen, mulqi dari usia 5 tahun ke atas. Sebanyak 57,9 persen di antaranya telah divaksinasi penuh.

Kemanjuran vaksin disebut berkurang dari waktu ke waktu. Terlebih program vaksinasi Covid-19 di Texas telah dilakukan sejak 10 bulan yang lalu.

Orang-orang yang saat itu mendapatkan suntikan vaksin pertama diminta untuk lakukan vaksinasi booster.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS telah memberikan izin penggunaan darurat untuk vaksin booster kepada semua orang dewasa yang menerima vaksin Johnson & Johnson dosis tunggal, serta orang tua dan orang dewasa tertentu dalam kondisi rentan yang menerima vaksin Pfizer atau Moderna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temukan 1 Pengunjung Kontak Erat dengan Pasien Covid-19, Mal di Beijing Langsung Tutup

Temukan 1 Pengunjung Kontak Erat dengan Pasien Covid-19, Mal di Beijing Langsung Tutup

Health | Kamis, 11 November 2021 | 20:48 WIB

7 Siswa SD di Kulon Progo Positif Covid-19, Kegiatan PTM Dihentikan Sementara

7 Siswa SD di Kulon Progo Positif Covid-19, Kegiatan PTM Dihentikan Sementara

Jogja | Kamis, 11 November 2021 | 20:36 WIB

Kominfo Temukan 6 Hoaks Covid-19 Baru Sepekan Terakhir

Kominfo Temukan 6 Hoaks Covid-19 Baru Sepekan Terakhir

Tekno | Kamis, 11 November 2021 | 20:03 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB