alexametrics

Rony Dozer Sempat Alami Kolesterol Tinggi, Ini Penyebab dan Gejalanya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Rony Dozer Sempat Alami Kolesterol Tinggi, Ini Penyebab dan Gejalanya
Rony Dozer [Instagram/@dozersmile75]

Rony Dozer sempat mengalami kolesterol tinggi sebelum meninggal dunia.

Suara.com - Komedian Rony Dozer meninggal dunia pada Kamis (11/11/2021) kemarin malam. Beberapa hari sebelumnya, almarhum sempat mengeluhkan kolesterolnya naik setelah makan nasi padang.

Rony Dozer menceritakan kolesterolnya naik setelah makan nasi padang pada sahabatnya. Rency Milano. Saat itu, Rony mengeluh tak enak badan sehingga tidak bisa hadir di malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2021 pada Rabu (10/11/2021) malam.

"Dia bilang habis makan nasi padang. Habis makan padang kolesterol naik. Padahal sakitnya ada juga gula," kata Rency dihubungi, Kamis (11/11/2021).

Walau begitu, sampai sekarang masih belum diketahui penyebab Rony Dozer meninggal dunia.

Baca Juga: WHO: Semua Orang Harus Hidup Berdampingan dengan Virus Corona Covid-19

Kolesterol tinggi adalah kondisi ketika kadar kolesterol di dalam darah melebihi batas normal. Jika diabaikan, kolesterol yang berlebihan ini bisa menumpuk di pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Rony Dozer [Instagram/@dozersmile75]
Rony Dozer [Instagram/@dozersmile75]

Dilansir dari Alodokter, ada dua jenis kolesterol dalam darah, yakni kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Kolesterol baik berfungsi membawa kolesterol yang berlebihan ke hati. Sedangkan, kolesterol jahat membawa kolesterol ke sel-sel tubuh.

Penyebab kolesterol

Umumnya, pola hidup tak sehat menjadi pemicu utama kolesterol tinggi, seperti merokok, kebiasaan minum alkohol, dan mengonsumsi makanan berlemak. Risiko kolesterol tinggi juga akan lebih besar bila Anda menderita penyakit tertentu, seperti diabetes dan penyakit ginjal.

Gejala kolesterol

Baca Juga: Peneliti: Orang Usia 50 Tahun Hasilkan Antibodi Virus Corona Covid-19 Lebih Tinggi

Kolesterol tinggi seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Karena itu, Anda disarankan memeriksa kadar kolesterol berkala untuk memastikan diri tidak memiliki kolesterol tinggi.

Jika kolesterol tinggi diketahui sejak dini, risiko terjadinya komplikasi pun masih bisa dicegah. Karena, orang dengan kolesterol tinggi sangat berisiko mengalami stroke, penyakit jantung koroner, dan serangan jantung.

Komentar