Orangtua Mesti Tahu, Ini Batasan Konsumsi Gula Untuk Anak dalam Sehari

Bimo Aria Fundrika | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 12 November 2021 | 11:40 WIB
Orangtua Mesti Tahu, Ini Batasan Konsumsi Gula Untuk Anak dalam Sehari
Anak makan es krim. (Shutterstock)

Suara.com - Gula seringkali dianggap memiliki efek buruk bagi kesehatan. Padahal, menurut Spesialis Gizi Klinik dr. Putri Sakti, M.Gizi, Sp.GK, gula memiliki peranan penting untuk tumbuh kembang anak

Gula sendiri lanjut dia, terdiri dari sukrosa dan laktosa. Sukrosa, seperti gula pasir ketika sudah diproses tubuh, akan berubah menjadi glukosa yang akan diubah menjadi energi, serta fruktosa yang akan diubah menjadi lemak. 

Sementara laktosa, lanjut dia biasanya ditemukan secara alami pada makanam tertentu, seperti ASI, susu sapi dan turunan produk olahan susu lainnya dengan rasa yang tak semanis sukrosa. 

Ilustrasi Gula (Pixabay/Myriams Fotos).
Ilustrasi Gula (Pixabay/Myriams Fotos).

"Laktosa tidak semanis gula pasir tapi sangat bermanfaat untuk anak, untuk perkembangan otak, memperlancar sistem pencernaan, hingga pertumbuhan anak," jelasnya dalam peluncuran Milo Less Sugar secara virtual Kamis (11/11/2021).

Meski memiliki peran penting untuk tubuh, namun jika dikonsumsi berlebihan memang akan membawa dampak yang buruk baik bagi anak, maupun orang dewasa. 

Anak yang kebanyakan mengonsumsi gula sukrosa, kata dr. Putri dapat mengalami gangguan keseimbangan energi. Bukan cuma itu, risiko obesitas, gangguan gizi, gangguan tumbuh kembang dan gigi mudah berlubang juga mungkin bisa dialami.

"Anak yang suka makan makanan manis berlebihan, biasanya dia jadi kurang suka makan makanan ke arah sehat, sehingga tidak seimbang nutrisinya. Makanan tinggi gula itu kalorinya tinggi tapi tidak setara karena nutrisinya tidak ada, sehingga akan mengganggu tumbuh kembangnya, apalagi kognitif," jelasnya lagi.

Untuk itu, dr. Putri mengimbau agar orangtua kini lebih memperhatikan asupan gula sukrosa anak sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, mengenai Pedoman Gizi Seimbang. 

Seperti diketahui,  anak usia 7-12 tahun disarankan mengonsumsi gula tambahan sebanyak 2 porsi (20 gr atau setara dengan 2-3 sdm) per hari. 

Untuk mendukung hal tersebut, Nestlé Milo meluncurkan Milo Less Sugar, minuman cokelat bergizi pertama di Indonesia dengan 0 gram Sukrosa atau tanpa penambahan gula pasir. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Risiko Orang yang Tidak Divaksin Covid-19, Tanda Gula Darah Tinggi Pada Pusar

Hits Health: Risiko Orang yang Tidak Divaksin Covid-19, Tanda Gula Darah Tinggi Pada Pusar

Health | Jum'at, 12 November 2021 | 11:29 WIB

6 Momen Istri Arief Muhammad Lahiran, Nama Anaknya Indah Banget!

6 Momen Istri Arief Muhammad Lahiran, Nama Anaknya Indah Banget!

Entertainment | Jum'at, 12 November 2021 | 11:06 WIB

Olivia Nathania Ditahan Polisi, Nia Daniaty Bakal Jenguk Hari Ini?

Olivia Nathania Ditahan Polisi, Nia Daniaty Bakal Jenguk Hari Ini?

Entertainment | Jum'at, 12 November 2021 | 11:06 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB