alexametrics

Ingin Kehidupan Kembali Normal Seperti Dulu? Ini Caranya Menurut Menkes Budi Gunadi

M. Reza Sulaiman
Ingin Kehidupan Kembali Normal Seperti Dulu? Ini Caranya Menurut Menkes Budi Gunadi
Ilustrasi pemandangan salah satu mal di DKI Jakarta. [Suara.com/Risna Halidi]

Celotehan masyarakat tentang keinginan merasakan kehidupan sebelum pandemi rupanya didengar juga oleh pemerintah.

Suara.com - Celotehan masyarakat tentang keinginan merasakan kehidupan sebelum pandemi rupanya didengar juga oleh pemerintah.

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, kehidupan yang normal setelah pandemi COVID-19 dapat tercapai jika masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi masif terus digalakkan.

"Masyarakat disiplin maka kehidupan bisa kembali normal. Dan menjadi Menteri Kesehatan ini seperti investasi akhirat saya nanti, ini waktunya bagi saya membantu masyarakat banyak dengan terjun langsung menangani pandemi," kata Menkes dikutip dari ANTARA.

Dalam webinar yang diadakan oleh SBM ITB Kampus Jakarta, Menkes menjadi pembicara utama dan Menkes Budi menceritakan bahwa ketika dia menerima penunjukan Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Kesehatan, maka inilah saat baginya untuk berkontribusi kepada masyarakat setelah menjalani karier yang sukses sebagai CEO Bank Mandiri, Inalum, dan Wakil Menteri BUMN.

Baca Juga: PeduliLindungi Identifikasi 18.394 Orang Positif COVID-19 Berkeliaran di Ruang Publik

Sejumlah pekerja berjalan di jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (3/11/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah pekerja berjalan di jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (3/11/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Budi juga memberikan pesan kepada para mahasiswa bahwa untuk menjadi sukses, maka memiliki ilmu saja tidak akan cukup dan diperlukan juga kebijaksanaan yang timbul dari pengalaman dan berinteraksi dengan orang banyak.

Budi juga mengusulkan adanya transformasi sistem kesehatan global agar masyarakat dunia dapat menanggulangi bencana pandemi yang dapat sewaktu-waktu muncul di masa depan.

"Kita memerlukan sistem kesehatan global, seperti IMF di ekonomi global, dengan mekanisme, tata kelola, dan partisipasi negara-negara di dunia. Dengan demikian, manakala ada pandemi lain muncul di masa depan, maka ada sistem funding yang selalu bisa diandalkan," kata Menkes Budi.

Terakhir, lanjut Budi, perlu dilakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk juga dengan sektor swasta, startup, sekaligus membangun modal sosial di Indonesia.

"Do not underestimate the social capital in Indonesia. Masyarakat kita kalau berkolaborasi maka hasil akhirnya akan luar biasa," kata Budi.

Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional, Wamenkes Ungkap Proses Transformasi Teknologi Kesehatan Indonesia

Sementara itu, Direktur SBM ITB Kampus Jakarta, Dr Yudo Anggoro menjelaskan perkembangan kampus Jakarta sekaligus juga situasi kampus SBM ITB Jakarta yang mulai menerapkan perkuliahan hybrid sehingga mahasiswa mulai dapat belajar di kampus dengan protokol kesehatan yang ketat.

Komentar