Pemerintah Ingatkan Euforia Masyarakat yang Tinggi Jangan Sampai Kendorkan Prokes

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Sabtu, 20 November 2021 | 18:55 WIB
Pemerintah Ingatkan Euforia Masyarakat yang Tinggi Jangan Sampai Kendorkan Prokes
Satgas COVID-19 dalam pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 membawa papan nama berisi imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (11/11/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Euforia masyarakat yang tinggi untuk melaksanakan kegiatan luar ruangan jangan sampai menurunkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Suprapto, masyarakat dikhawatirkan akan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan setelah level PPKM dan penyebaran COVID-19 di daerah mereka menurun, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

"Kita harus menjaga euforia masyarakat di level saat ini agar tetap terkontrol prokesnya," kata Agus mengutip ANTARA.

Pengendalian COVID-19 saat Natal dan tahun baru pun menjadi penentu keberhasilan Indonesia dalam transisi menuju endemi. Menurutnya pemerintah harus memastikan kasus positif COVID-19 pada kedua perayaan tersebut tetap rendah.

Pelaksanaan prokes COVID-19
Pelaksanaan prokes COVID-19

Apalagi pada 2022, Indonesia akan melaksanakan Presidensi G20 di Bali. Sekitar 26 kegiatan bertaraf internasional akan diselenggarakan yang diharapkan tidak sampai terganggu oleh COVID-19.

"Presidensi G20 pada 2022 menjadi tantangan besar bagi kita, termasuk bagaimana di Nataru tidak terjadi lonjakan kasus dan sebagainya," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 pada saat Natal dan tahun baru dan Presidensi G20 di Bali, pemerintah akan melakukan inovasi dengan penerapan ilmu yang tidak hanya datang dari sektor kesehatan.

Menggunakan pola kebijakan di luar rutinitas pun menjadi kunci bagaimana mengeluarkan Indonesia dari pandemi serta menyelamatkan perekonomian nasional.

"Kita juga harus disiplin dalam menerapkan PPKM sesuai level. Dan ini membutuhkan proses edukasi dan komunikasi yang baik untuk masyarakat," ucapnya.

Baca Juga: Umat Hindu di Bali Gelar Peringatan Hari Puputan Margarana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI