Pandemi Covid-19 Belum Usai, Ilmuwan Temukan 18 Virus Mamalia Lagi di China

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 22 November 2021 | 12:19 WIB
Pandemi Covid-19 Belum Usai, Ilmuwan Temukan 18 Virus Mamalia Lagi di China
Ilustrasi Virus. (Pixabay)

Suara.com - Sebuah tim ilmuwan internasional telah mengidentifikasi 18 virus mamalia yang berisiko tinggi menular ke manusia dan hewan peliharaan di pasar basah Wuhan, China.

Sebelumnya, pandemi virus corona Covid-19 ini telah dikaitkan dengan pasar makanan laut di Wuhan, China. Kemudian, China telah menyatakan bahwa kasus pertama virus corona Covid-19 kemungkinan muncul akibat penularan dari hewan ke manusia di pasar basah Wuhan.

Dalam studi tersebut, peneliti dari China, AS, Belgia, dan Australia mengklaim telah menemukan hewan yang biasa diburu dan dikonsumsi sebagai makanan eksotis China berpotensi menjadi reservoir SARS-CoV dan SARS-CoV-2.

Tim peneliti juga memeriksa banyak spesies hewan lainnya untuk pertama kali. Tapi, beberapa di antaranya sudah dilarang oleh pemerintah China untuk diperdagangkan dan dikembangbiakkan sejak awal pandemi virus corona Covid-19.

Mereka melakukan analisis terhadap 1.725 hewan buruan, yang mewakili 16 spesies dan 5 ordo mamalia yang diambil sampelnya untuk penelitian di seluruh China.

Ilustrasi virus. [Shutterstock]
Ilustrasi virus. [Shutterstock]

"Kamu pun mengidentifikasi 71 virus mamalia, yang mana 45 di antara baru pertama kali ditemukan. Lalu, 18 virus dianggap berpotensi tinggi bagi manusia dan hewan peliharaan," kata Shuo Su dari Fakultas Kedokteran Hewan di Universitas Pertanian Nanjing di China dikutip dari Deccan Herald.

Namun, Shuo Su mengatakan tim peneliti tidak mengidentifikasi adanya virus mirip SARS-CoV-2 atau SARS-CoV pada hewan-hewan tersebut, termasuk trenggiling Malaya. Padahal sebelumnya, virus mirip SARS-CoV-2 sempat diidentifikasi pada trenggiling Malaya.

Menurut para peneliti, salah satu penyebab mereka tidak menemukan virus mirip SARS-CoV-2 pada trenggiling karena sampel kasus positif sebelumnya disita oleh otoritas bea cukai di provinsi Guangdong dan Guangxi. Sedangkan, sampel baru yang diperoleh dari provinsi Zhejiang di China timur yang tidak memiliki perbatasan internasional.

Selain itu, tim peneliti juga menemukan bahwa Musang (Paguma larvata) membawa sejumlah virus yang berpotensi berisiko tinggi menular ke manusia dan hewan lainnya. Hewan yang mirip kucing ini telah dikenal sebagai reservoir potensial untuk virus corona.

baca juga

Mereka pun mengidentifikasi penularan virus corona kelelawar HKU8 dari kelelawar ke musang, serta penularan virus corona dari kelelawar ke landak dan dari buruk ke landak.

Demikian pula virus flu burung H9N2 juga diidentifikasi pada musang Asia yang bisa menyebabkan gejala pernapasan dan penularan virus dari manusia ke satwa liar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Antivirus Nabati untuk Lawan Varian Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Temukan Antivirus Nabati untuk Lawan Varian Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 22 November 2021 | 09:24 WIB

NHS Ingin Suntikan Vaksin Covid-19 pada Anak Usia 5 Tahun, Ini Kata Ahli!

NHS Ingin Suntikan Vaksin Covid-19 pada Anak Usia 5 Tahun, Ini Kata Ahli!

Health | Senin, 22 November 2021 | 08:08 WIB

Polusi Udara Membahayakan Kesehatan, Apa Jenis Masker yang Paling Efektif?

Polusi Udara Membahayakan Kesehatan, Apa Jenis Masker yang Paling Efektif?

Health | Minggu, 21 November 2021 | 08:22 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×