Peregangan Tiap Hari Bikin Tubuh Tidak Kaku, Kapan Waktu yang Tepat Melakukannya?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 24 November 2021 | 07:12 WIB
Peregangan Tiap Hari Bikin Tubuh Tidak Kaku, Kapan Waktu yang Tepat Melakukannya?
Ilustrasi latihan peregangan. (Pexels)

Suara.com - Rutin melakukan peregangan memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat yang paling langsung dan nyata adalah bagaimana peregangan itu melemaskan otot-otot kaku.

Namun Anda mungkin bertanya-tanya, seberapa sering Anda harus melakukan peregangan dan kapan waktu terbaik untuk melakukannya.

"Sebuah peregangan sederhananya adalah tindakan memperpanjang atau meregangkan tubuh Anda untuk meringankan ketegangan pada otot, tendon, sendi, dan ligamen, kata Austin Martinez, MS, CSCS, ATC , spesialis kekuatan dan pengkondisian bersertifikat dan direktur pendidikan di StretchLab.

"Saya merekomendasikan orang melakukan peregangan setiap hari," katanya kepada Bustle. "Tidak perlu sesi yang sangat panjang, bahkan 10 menit dapat membuat perbedaan besar untuk mood Anda," jelasnya.

Tubuh Anda mungkin akan sedikit tidak nyaman setelah pertama kali memulai peregangan. Tetapi ini wajar, terutama jika Anda tidak terbiasa melakukan peregangan.

Ilustrasi gerakan peregangan. (Pexels)
Ilustrasi gerakan peregangan. (Pexels)

Maka dari itu para ahli merekomendasikan untuk melakukan peregangan secara teratur karena Anda akan mulai merasakan efeknya jika berhenti melakukannya.

Bergantung pada jadwal, rutinitas, dan tujuan latihan, waktu peregangan akan berbeda dari orang ke orang. Namun, para ahli menunjukkan waktu tertentu yang dapat menuai dampak paling positif.

"Pagi dan sore hari adalah waktu yang tepat untuk melakukan peregangan karena keduanya menandakan waktu ketika tubuh Anda bangkit untuk hari itu dan bersantai dari hari itu," jelas Andrea Fornarola. guru kebugaran dari Manhattan, New York.

"Pagi adalah waktu yang optimal melakukan peregangan untuk mengurangi kekakuan pada persendian dan membangunkan tubuh agar bergerak lebih fungsional sepanjang hari," jelasnya, mengutip Byrdie.

Peregangan juga berperan sebelum dan sesudah berolahraga, baik untuk menghangatkan tubuh, meningkatkan aliran darah, dan meningkatkan kelenturan.

Regangkan tubuh Anda saat otot Anda sudah hangat, baik setelah pemanasan atau di akhir latihan Anda sebagai bagian dari rutinitas pendinginan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Berolahraga saat PPKM Level 1

Warga Berolahraga saat PPKM Level 1

Foto | Minggu, 21 November 2021 | 16:02 WIB

Mengapa Orang Jarang Gerak Lebih Berisiko Terkena Diabetes Melitus?

Mengapa Orang Jarang Gerak Lebih Berisiko Terkena Diabetes Melitus?

Health | Selasa, 16 November 2021 | 11:59 WIB

Lakukan Peregangan Tiap Hari, Ini Lho Manfaatnya

Lakukan Peregangan Tiap Hari, Ini Lho Manfaatnya

Health | Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:44 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB