Harapan Baru, Pasien Ini Berhasil Lawan dan Sembuh dari HIV

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 26 November 2021 | 13:27 WIB
Harapan Baru, Pasien Ini Berhasil Lawan dan Sembuh dari HIV
Ilustrasi HIV. (Shutterstock)

Suara.com - Para ahli kesehatan di dunia masih berharap sistem kekebalan tubuh manusia mampu menahan perkembangan infeksi human immunodeficiency virus (HIV). Harapan itu mencuat saat ada laporan ilmiah terkait kemungkinan penyembuhan sterilisasi dari infeksi HIV-1. 

Jurnal tersebut diterbitkan di Annals of Internal Medicine pada 16 November lalu. Satu-satunya kasus potensial lainnya dilaporkan dalam studi Nature pada 2020 terhadap pengontrol elit, yakni individu yang sistem kekebalannya dapat membatasi replikasi HIV tanpa obat antiretroviral.

Diketahui bahwa HIV bisa masuk ke dalam tubuh manusia dan bersarang selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan gejala apa pun. Namun virus tersebut tetap aktif dan menyerang sel-sel kekebalan, sehingga melemahkan sistem imun untuk melawan infeksi lain. 

Ilustrasi HIV AIDS. [Envato Elements]
Ilustrasi HIV AIDS. [Envato Elements]

Jika tidak diobati, infeksi HIV hampir selalu berkembang menjadi AIDS, atau sindrom imunodefisiensi yang mematikan. 

Pada temuan kedua tahun ini, para peneliti menemukan seseorang dengan kekebalan tubuh yang mampu melepaskan diri dari HIV.

Pada temuan yang pertama, tahun 2020, para peneliti berusaha untuk mencari kekuatan HIV dapat bersarang di tubuh manusia melalui 64 pengontrol elit dengan mengurutkan salinan genom virus yang telah terintegrasi ke dalam DNA sel, sebuah teknik yang disebut sekuensing provirus. 

Peneliti mengidentifikasi urutan genom HIV utuh pada semua peserta, kecuali relawan bernama Loreen Willenberg. Tim tidak dapat mendeteksi materi genetik virus di lebih dari 1,5 miliar sel darahnya. Loreen kemudian diberi sebutan 'Pasien San Fransisco'.

Metode serupa digunakan kembali dalam penelitian tahun ini, dengan pengontrol elit di Argentina yang telah menjadi subjek penelitian HIV sejak 2017. Hasilnya ditemukan kalau pasien tampaknya telah sembuh dari HIV tanpa bantuan medis. 

Pasien tersebut seorang perempuan asal Argentina, sekarang dijuluki 'pasien Esperanza'. Ia didiagnosis HIV sejak 2013. Tetapi, dia tidak menerima pengobatan HIV apa pun selama delapan tahun sejak didiagnosis.

baca juga

Ia dilaporkan hanya mengonsumsi pil antiretroviral yang diminum selama dua trimester terakhir kehamilannya pada 2020. Akan tetapi, pada metode sekuensing proviral dan uji pertumbuhan virus, tidak dapat mendeteksi HIV di hampir 1,2 miliar sel darahnnya yang dikumpulkan sejak 2017. Juga 503 juta sel plasenta yang dikumpulkan setelah dia melahirkan pada Maret 2020. 

Peneliti juga melihat kalau perempuan itu tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit. Hasil tes di rumah sakit pun tidak menemukan bukti kalau HIV bereplikasi di tubuhnya

“Ini memberi kita harapan bahwa sistem kekebalan manusia cukup kuat untuk mengendalikan HIV dan menghilangkan semua virus fungsional," kata Ahli imunologi Xu Yu, dikutip dari  The Scientist.

Peneliti HIV dari Universitas California, San Francisco, Steven Deeks, yang membantu mengidentifikasi Pasien San Francisco, menyebut temuan dari pasien Esperanza sebenarnya unik. Meski begitu, ia sebenarnya tidak terlibat dalam penelitian baru tersebut.

“Bukan karena dia mengendalikan virus, seperti yang kita lihat, tetapi tidak ada virus di sana, itu yang sangat berbeda,” katanya. 

Menurut Deeks, kemampuan penyembuhan dari kedua perempuan itu kemungkinan karena memiliki sistem imun sel T yang sangat kuat.

Sementara itu, peneliti HIV Johns Hopkins, Joel Blankson, menyarankan dilakukan kembali penelitian menggunakan sel-sel pasien Esperanza untuk ditiru sistem kekebalannya pada model HIV tikus. Agar ke depannya dapat ditemukan teknik pengobatan HIV di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Lebih Dari 150.000 Anak Di Nigeria Idap HIV

Miris! Lebih Dari 150.000 Anak Di Nigeria Idap HIV

News | Kamis, 25 November 2021 | 15:53 WIB

Kasus Langka, Wanita Ini Sembuh Sendiri dari HIV

Kasus Langka, Wanita Ini Sembuh Sendiri dari HIV

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 16:19 WIB

Kasus Langka! Perempuan Ini Basmi HIV Dalam Tubuhnya Secara Alami, Kok Bisa?

Kasus Langka! Perempuan Ini Basmi HIV Dalam Tubuhnya Secara Alami, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 18:35 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×