Mengenal Klasifikasi Variant of Concern, seperti Virus Corona Omicron

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 27 November 2021 | 19:15 WIB
Mengenal Klasifikasi Variant of Concern, seperti Virus Corona Omicron
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Pada 24 November lalu Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendapat laporan bahwa ada varian baru virus corona di Afrika Selatan. Varian ini diketahui dari spesimen yang dikumpulkan pada 9 November.

Varian yang diberi nama Omicron ini memiliki banyak mutasi, dan beberapa di antaranya mengkhawatirkan. Bahkan, bukti awal menunjukkan adanya peningkatan risiko infeksi ulang pada varian ini.

Berdasarkan bukti yang ada, varian Omicron menunjukkan perubahan merugikan dalam epidemiologi Covid-19.

Karenanya, Technical Advisory Group on SARS-CoV-2 Virus Evolution (TAG-VE) menyarankan varian ini ditetapkan sebagai Variant of Concern (VOC) atau varian yang diwaspadai.

Varian baru virus Corona [Foto: Antara]
Varian baru virus Corona [Foto: Antara]

Menurut laman WHO, varian SARS-CoV-2 yang ditetapkan sebagai VOC merupakan jenis virus corona yang memenuhi definisi Variant of Interest (VOI), ditandai dengan:

  • perubahan genetik yang diperkirakan atau diketahui memengaruhi karateristik virus, seperti penularan, keparahan penyakit, pelepasan kekebalan, pelepasan diagnostik atau terapeutik
  • varian yang telah diidentifikasi sebagai penyebab penularan dalam kelompok masyarakat atau beberapa klaster Covid-19 di banyak negara dengan prevalensi relatif meningkat seiring peningkatan jumlah kasus dari waktu ke waktu.

Varian juga bisa diklasifikasikan VOI apabila memiliki dampak epidemiologis nyata, yang menunjukkan risiko terhadap kesehatan masyarakat secara global.

Jika suatu virus sudah termasuk dalam klasifikasi VOI, WHO akan menetapkannya sebagai varian yang diwaspadai jika virus menyebabkan satu atau lebih dari klasifikasi ini:

  • peningkatan penularan atau perubahan yang merugikan dala epidemiologi Covid-19
  • peningkatan virulensi atau perubahan presentasi penyakit secara klinis
  • penurunan efektivitas kesehatan masyarakat dan tindakan sosial, seperti diagnostik, vaksin, serta pengobatan yang tersedia.

Terkait varian baru ini, WHO mengimbau semua orang untuk tetap mempraktikkan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko terinfeksi Covid-19, seperti tetap memakai masker meski sudah divaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Muncul di Afrika, Bagaimana di Indonesia?

Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Muncul di Afrika, Bagaimana di Indonesia?

Batam | Sabtu, 27 November 2021 | 12:55 WIB

Jadi Perhatian WHO, Varian Baru Virus Corona B11529 Resmi Dinamai Omicron

Jadi Perhatian WHO, Varian Baru Virus Corona B11529 Resmi Dinamai Omicron

Health | Sabtu, 27 November 2021 | 10:18 WIB

WHO Khawatir Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Berdampak pada Pengobatan dan Vaksin

WHO Khawatir Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 Berdampak pada Pengobatan dan Vaksin

Health | Jum'at, 26 November 2021 | 20:42 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB