Studi: Gen Z Melaporkan Paling Stres selama Pandemi Virus Corona

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:30 WIB
Studi: Gen Z Melaporkan Paling Stres selama Pandemi Virus Corona
Ilustrasi Depresi (freepik)

Suara.com - Kecemasan, ketidakpastian, isolasi, serta tekanan pandemi virus corona telah berdampak pada banyak orang dari segala usia, terutama pada remaja atau dewasa muda.

Sebuah survei baru menemukan bahwa para remaja dan orang-orang usia dewasa muda telah menghadapi sejumlah perjuangan terberat selama masa pandemi ini.

Studi yang dilakukan terhadap orang Amerika berusia 13 hingga 56 tahun menunjukkan bahwa pandemi merupakan sumber utama stres. Banyak dari mereka mengatakan bahwa beberapa bidang dalam hidupnya menjadi lebih sulit.

Namun, ada hasil yang mencolok di antara para Generasi Z (usia 13 hingga 24 tahun), yakni gangguan dengan dampak yang nyata dalam masalah pendidikan, pertemanan, serta hubungan asmara.

Menurut CNBC, 46% Gen Z dalam survei ini mengatakan pandemi telah mempersulit mereka dalam mencapai tujuan pendidikan atau karir, dibanding 36% Milenial dan 31% Gen X.

Ilustrasi orang yang sedang depresi. (Unsplash/Engin Akyurt)
Ilustrasi orang yang sedang depresi. (Unsplash/Engin Akyurt)

Kesenjangan juga terihat dalam hal asmara, dengan 40% Gen mengatakan mengalami kesulitan.

Sebanyak 45% Gen Z juga mengatakan mereka kesulitan mempertahankan hubungan baik dengan teman, dibanding 39% Gen X.

Sekitar setengah dari peserta yang lintas generasi, termasuk Gen Z, mengatakan bahwa pandemi membuat mereka sulit untuk bersenang-senang dan menjaga kesehatan mental.

Temuan ini konsisten dengan apa yang dilihat oleh para ahli kesehatan dan pendidikan. Setelah berbulan-bulan sekolah daring dan interaksi sosial terbatas, para remaja dan dewasa muda melaporkan tingkat depresi dan kecemasan mereka menjadi lebih tinggi.

Baca Juga: Dibanding Generasi Milenial, Gen Z Berpikir Ukuran Mr P Penting untuk Kepuasan Seksual

Menurut dokter anak di Rumah Sakit Anak Seattle, AS, Cora Breuner, dampak besar pada anak-anak dan remaja sebgian terkait dengan perkembangan otak.

"Ini berarti, kaum muda juga tertinggal dalam keterampilan yang dibutuhkan untuk mengatasi stres dan membuat keputusan," tandas Breuner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI