Dokter Tidak Sarankan Minum Probiotik Setiap Hari Untuk Mencegah Kanker Usus

Vania Rossa, Lilis Varwati

Sabtu, 11 Desember 2021 | 19:02 WIB
Dokter Tidak Sarankan Minum Probiotik Setiap Hari Untuk Mencegah Kanker Usus
Ilustrasi mengonsumsi probiotik. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Keberadaan probiotik atau bakteri baik dalam usus memang bermanfaat untuk pembusukan sisa makanan agar bisa keluar dari dalam tubuh. Tak heran, ada beragam produk suplemen maupun minuman yang mengklaim terdapat kandungan jenis probiotik.

Namun demikian, dokter sebenarnya tidak menyarankan masyarakat mengonsumsi produk minuman probiotik setiap hari. Karena kandungan gula dalam produk minuman probiotik kemasan terlalu tinggi.

"Probiotik dalam usus sangat bermanfaat, tapi di dalamnya hanya ada satu bakteri, yaitu Lactobacillus. Penelitian belum secara jelas menemukan jenis bakteri mana yang paling berperan dalam mencegah kanker. Tapi secara umum, probiotik sangat bermanfaat," kata Ketua Yayasan Kanker Indonesia Prof. dr. Aru Sudoyo, Sp.PD., dalam webinar bersama Medistra Hospital, Sabtu (11/12/2021).

"Hanya satu kelemahan minuman probiotik, gulanya tinggi sekali. Minum sesekali boleh, tapi saya tidak sarankan itu untuk mencegah kanker usus," imbuhnya.

Sumber probiotik juga bisa didapatkan dari tempe. Menurut Prof. Aru, sumber probiotik alami dari makanan lebih aman dikonsumsi setiap hari karena tidak berlebihan mengandung gula, tergantung dari cara memasaknya.

Ia menekankan bahwa gaya hidup dan pola makan memang sangat mempengaruhi faktor risiko kanker secara umum. Khusus kanker usus besar, salah satu cara pencegahan yang harus dilakukan adalah dengan konsumsi lebih banyak makanan berserat dan juga membatasi sumber lemak.

"Makanan yang ada lemaknya tidak apa-apa. Tapi kita juga harus membuat makanan itu cepat keluar dari tubuh dengan makan serat yang banyak. Jadi kalau makan buah, jangan telalu sering di jus. Juga sayuran, agar-agar juga menolong. Puding lokal dari rumput laut itu yang sehat. Itu yang membuat kotoran cepat keluar," tuturnya.

Selain itu, gaya hidup seperti kebiasaan merokok juga sama berisikonya untuk penyakit kanker usus besar. Ia menjelaskan bahwa zat kasinogen pada asap rokok bisa meningkatkan risiko kanker.

Tambahan lainnya, Prof. Aru menyarankan agar biasakan melihat kondisi feses usai buang air besar. Jika terdapat darah dalam kotoran, meski tidak terasa sakit sama sekali, perlu diwaspadai sebagai gejala kanker dan segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk deteksi dini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Kanker Usus, Waspadai Tetesan Darah pada Feses saat Buang Air Besar!

Gejala Kanker Usus, Waspadai Tetesan Darah pada Feses saat Buang Air Besar!

Health | Senin, 29 November 2021 | 09:00 WIB

Cek Sekarang, BAB Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Usus

Cek Sekarang, BAB Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Usus

Health | Selasa, 23 November 2021 | 18:15 WIB

Selain Lezat, Ini 6 Manfaat Kesehatan dari Makan Kimchi secara Teratur!

Selain Lezat, Ini 6 Manfaat Kesehatan dari Makan Kimchi secara Teratur!

Health | Selasa, 23 November 2021 | 11:17 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB