Data Terbaru: Obat Antivirus Pfizer Efektif Lawan Varian Omicron

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 15 Desember 2021 | 17:25 WIB
Data Terbaru: Obat Antivirus Pfizer Efektif Lawan Varian Omicron
Ilustrasi pil antivirus, virus corona Covid-19. [Steve Buissinne/Pixabay]

Suara.com - Pfizer mengumumkan bahwa pil eksperimental untuk virus corona Covid-19 nampaknya bisa melawan varian Omicron secara efektif.

Dalam analisis terhadap 2.246 peserta dewasa, pil virus corona Covid-19 dari Pfizer ini merupakan kandidat antivirus oral Covid-19 Paxlovid yang mengurangi risiko rawat inap atau kematian cukup signifikan, yakni sebesar 89 persen.

Mereka telah membandingkan efektivitas pil virus corona Covid-19 dari Pfizer ini dengan pengobatan plasebo pada pasien dewasa berisiko tinggi yang tidak dirawat di rumah sakit dan orang dengan virus corona yang dirawat di rumah sakit dalam waktu tiga hari sejak timbulnya gejala.

"Pada titik akhir sekunder, Paxlovid mengurangi risiko rawat inap atau kematian virus corona Covid-19 dan variannya sebesar 88 persen dibandingkan dengan plasebo pada pasien yang dirawat dalam waktu lima hari sejak timbulnya gejala," kata pembuat vaksin Pfizer dikutip dari Fox News.

Data terbaru ini telah dibagikan oleh Food and Drug Administration (FDA) sebagai bagian dari pengajuan bergulir yang sedang berlangsung untuk otorisasi penggunaan darurat (EUA).

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Pengujian laboratorium terpisah menunjukkan obat tersebut tetap sama efektifnya ketika melawan varian Omicron. Pfizer menguji obat antivirus buatannya sendiri terhadap versi sintetis dari protein kunci yang digunakan Omicron untuk memproduksi dirinya sendiri.

"Data in vitro terbaru mengkonfirmasi bahwa nirmatrelvir adalah penghambat kuat dari protease Omicron 3CL, yang dikombinasikan dengan antivirus in vitro dan data penghambatan protease dari varian lain yang menjadi perhatian termasuk varian Delta," jelasnya.

Hasilnya menunjukkan bahwa obat antivirus Paxlovid memiliki tingkat efektivitas yang sama kuatnya dalam melawan varian virus corona yang menjadi perhatian.

Paxlovid sendiri merupakan obat antivirus buatan Pfizer yang terdiri dari tablet nirmatrelvir dan ritonavir.

"Data ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa antivirus orak ini bisa memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan banyak orang bila disetujui," kata CEO Pfizer, Albert Bourla.

Karena, data lebih lanjut telah mendukung kemanjuran Paxlovid dalam mengurangi kasus rawat inap dan kematian akibat virus corona, serta menurunkan viral load virus.

Bahkan, obat antivirus ini bisa menjadi pengobatan potensial untuk membantu mengatasi pandemi virus corona di tengah munculnya varian yang mengkhawatirkan, seperti varian Omicron.

FDA pun akan segera memutuskan akan mengesahkan pil antivirus buatan Pfizer atau pil antivirus dari Merck, yang disarankan beberapa minggu lalu. Jika sudah mengesahkan salah satunya, pila antivirus itu akan menjadi perawatan medis virus corona pertama yang bisa dibeli di apotek dan dilakukan di rumah.

Namun, Pfizer mengatakan bahwa obat antivirus buatannya gagal memenuhi tujuan studi utamanya, yakni pemulihan berkelanjutan dari virus corona Covid-19 selama 4 hari atau setelah perawatan.

Tapi, obat itu mampu mengurangi rawat inap sekitar 70 persen pada orang dewasa yang tidak vaksinasi dan orang dewasa yang vaksinasi lengkap.

Lalu, kurang dari 1 persen pasien yang mendapat obat dirawat di rumah sakit, dibandingkan dengan 2,4 persen pasien yang mendapatkan pil tiruan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Varian Omicron, Indonesia Belajar dari 3 Negara Ini

Antisipasi Varian Omicron, Indonesia Belajar dari 3 Negara Ini

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 09:55 WIB

Tak Sampai 24 Jam, China Deteksi Dua Kasus Omicron

Tak Sampai 24 Jam, China Deteksi Dua Kasus Omicron

News | Rabu, 15 Desember 2021 | 09:19 WIB

Ada Kematian Pertama Pasien Varian Omicron, Inggris Malah Hapus Daftar Merah Negara Afrika

Ada Kematian Pertama Pasien Varian Omicron, Inggris Malah Hapus Daftar Merah Negara Afrika

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 07:14 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB