WHO: Varian Omicron Sudah Menyebar ke Sebagian Besar Negara

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 15 Desember 2021 | 17:47 WIB
WHO: Varian Omicron Sudah Menyebar ke Sebagian Besar Negara
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa varian Omicron menyebar pada tingkat yang tidak terlihat dibandingkan varian lain.

Ia mengatakan sekarang ini varian Omicron telah terdeteksi di 77 negara. Tetapi faktanya, varian Omicron mungkin sudah ada di sebagian besar negara meskipun belum terdeteksi.

"Varian Omicron menyebar dengan kecepatan yang pelu pernah kita lihat sebelumnya pada varian virus corona lain," kata Tedros dikutip dari Fox News.

Tedros juga menyuarakan keprihatinan pada orang-orang yang mengabaikan varian Omicron ini, karena sejauh ini hanya menyebabkan gejala ringan.

"Seharusnya, kami sudah belajar dari kasus sebelumnya dan tidak meremehkan varian baru ini. Meskipun varian Omicron tidak menyebabkan penyakit yang terlalu parah, virus ini bisa menambah beban tim kesehatan," kata Tedros.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Tedros pun menekankan pentingnya vaksinasi, selain protokol kesehatan lainnya, seperti pemakaian masker, jaga jarak sosial, sirkulasi udara yang baik dan mencuci tangan.

"Tapi, saya tetap menegaskan bahwa vaksin Covid-19 ini juga belum tentu membuat suatu negara bebas dari virus corona," katanya.

Tedros menyoroti kesenjangan dalam tingkat vaksinasi. WHO khawatir adanya kasus penimbunan vaksin Covid-19 yang akan memperburuk keadaan.

Selain itu, ia juga mengatakan suntikan booster pun bisa memainkan peran penting untuk melindungi orang yang berisiko tinggi terinfeksi parah dan meninggal dunia.

Meskipun bukti yang berkembang sekarang ini menunjukkan perlindungan dari vaksin Covid-19 akan mengalami penurunan dan tingkat kematian bisa semakin parah. Tapi, upaya peluncuran vaksin Covid-19 tetap harus berjalan.

Karena, vaksinasi tetap menjadi cara terbaik untuk melindungi diri dari virus corona Covid-19 dan variannya. Walaupun, masih belum banyak bukti yang menunjukkan efektivitas suntikan booster vaksin Covid-19 untuk melawan varian virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Tak Takut dan Tegang Saat Vaksin, Polsek Cikarang Utara Beri Es Krim untuk Anak-anak

Agar Tak Takut dan Tegang Saat Vaksin, Polsek Cikarang Utara Beri Es Krim untuk Anak-anak

Bekaci | Rabu, 15 Desember 2021 | 17:24 WIB

Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron, Benarkah Dapat Perlindungan Terhadap Varian Delta?

Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron, Benarkah Dapat Perlindungan Terhadap Varian Delta?

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 16:34 WIB

Semua Orang Tak Perlu Tunggu 15 Menit setelah Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!

Semua Orang Tak Perlu Tunggu 15 Menit setelah Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 16:26 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB