Seberapa Efektif Vaksin AstraZeneca untuk Varian Omicron? Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 16 Desember 2021 | 15:11 WIB
Seberapa Efektif Vaksin AstraZeneca untuk Varian Omicron? Ini Kata Ahli!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels)

Suara.com - Varian Omicron yang diketahui kebal dari vaksin Covid-19 telah memicu kekhawatiran. Tapi, para ahli tetap mendesak semua orang untuk suntik vaksin Covid-19.

Bahkan, upaya memberikan suntikan booster vaksin Covid-19 pun perlu ditingkatkan untuk mencegah penyebaran varian Omicron yang pesat.

Analisis awal dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) menunjukkan vaksin Covid-19 AstraZeneca kurang efektif mencagah infeksi varian Omicron dan gejalanya. Tetapi, UKHSA menambahkan bahwa data itu masih sangat awal dan hanya menggunakan ukuran sampel yang kecil.

Dr Mary Ramsay, Kepala Imunisasi di UKHSA, mengatakan seseorang masih berisiko tinggi terinfekis varian Omicron dibandingkan varian Delta, bahkan setelah suntikan dosis kedua vaksin Covid-19.

"Tapi, risiko infeksi varian Omicron ini menurun setelah seseorang mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19. Jadi, saya mendorong semua orang untuk mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19," kata Dr Mary Ramsay dikutip dari Express.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Tapi, mereka yang mendapatkan vaksin AstraZeneca akan berada di kelompok yang paling rentan secara jlinis. Karena, vaksin Covid-19 ini diluncurkan lebih dulu dan ditawarkan pada kelompok usia muda.

Karena itu, orang-orang ini kemungkinan sudah diberikan suntikan booster vaksin Covid-19 dalam beberapa minggu pertama peluncuran.

Setiap orang yang mendapatakan dua dosis pertama vaksin AstraZeneca akan diberi suntikan booster vaksin Pfizer dan Moderna.

Mereka tidak akan mendapatkan suntikan booster vaksin AstraZeneca, karena vaksin Covid-19 dengan teknologi mRNA diperkirakan lebih memberikan tingkat perlindungan yang efektif.

baca juga

Bila Anda mendapatkan dua dosis pertama dari vaksin AstraZeneca, tetapi mendapatkan suntikan booster vaksin Pfizer, tingkat efektivitas vaksin Covid-19 terhadap gejala varian Omicron menjadi sekitar 70 persen.

Tingkat perlindungan yang mereka dapatkan ini 5 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer dan mendapatkan suntikan booster dari vaksin Covid-19 sama.

Karena varian Omicron masih sangat awal, UKHSA belum memiliki data yang cukup untuk mengonfirmasi efektivitas vaksin Moderna terhadap varian Omicron.

Tetapi, Pfizer dan Moderna menawarkan suntikan booster yang akan menawarkan tingkat perlindungan cukup tinggi. Jika Anda alergi terhadap Pfizer dan Moderna, Anda mungkin ditawari vaksin alternatif sebagai suntikan booster.

Dr Jenny Harries, kepala eksekutif UKHSA, menggambarkan varian Omicron sebagai ancaman yang paling buruk di tengah pandemi virus corona Covid-19 sejauh ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Omicron Terkonfirmasi Masuk RI, Gus Muhaimin: Segera Cegah Penyebarannya

Omicron Terkonfirmasi Masuk RI, Gus Muhaimin: Segera Cegah Penyebarannya

DPR | Kamis, 16 Desember 2021 | 14:22 WIB

Varian Omicron Masuk Indonesia, Wapres Maruf Amin: Sejak Awal Saya Sudah Wanti-wanti

Varian Omicron Masuk Indonesia, Wapres Maruf Amin: Sejak Awal Saya Sudah Wanti-wanti

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 13:49 WIB

Berapa Lama Suntikan Booster Tingkatkan Kekebalan Tubuh?

Berapa Lama Suntikan Booster Tingkatkan Kekebalan Tubuh?

Health | Kamis, 16 Desember 2021 | 13:42 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×