Pakar Kesehatan FKUI Ungkap 5 Alasan Indonesia Belum Terbebas dari Tuberkulosis

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 23 Desember 2021 | 15:22 WIB
Pakar Kesehatan FKUI Ungkap 5 Alasan Indonesia Belum Terbebas dari Tuberkulosis
Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)

Suara.com - Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia FKUI Prof. Tjandra Yoga Aditama menyoroti Indonesia yang tak kunjung bebas dari masalah kesehatan Tuberkulosis atau TB.

Usai mengikuti kegiatan uji coba skrining TB dengan foto rontgen di Jawa Barat, pada 16-17 Desember di Desa Ciheulang, Rancaekek, Bandung, ia mengaku menemukan lima hal yang perlu dievaluasi dan dijadikan pelajaran.

"Memang masih banyak tantangan dalam pengendalian TB di negara kita. Hanya dengan kerja keras kita bersama maka tuberkulosis dapat dieliminasi dari bumi Nusantara pada 2030, sembilan tahun lagi," ujar Prof. Tjandra dalam keterangan yang diterima Suara.com. Rabu (23/12/2021).

Berikut lima hal yang perlu dievaluasi dan dipelajari untuk kendalikan TB di Indonesia:

1. Masyarakat Harus Ikut Terlibat
Agar penemuan kasus TB segera ditemukan sebelum menyebar lebih luas, maka masyarakat harus diajak terlibat dengan cara mau memeriksakan diri, jika kontak dekat dengan pasien TB atau mereka yang memiliki gejala.

"Artinya, dengan pendekatan yang baik maka masyarakat memang dapat diajak untuk aktif memeriksakan dirinya," ungkap Prof. Tjandra.

2. Tokoh dan Kaum Muda Ikut Terlibat
Lantaran saat mengunjungi Desa Ciheulang, Rancaekek ada pesantren, dan para santrinya mau ikut terlibat memeriksakan diri, maka hal ini disambut positif oleh Prof. Tjandra, karena sedikit banyak akan mempengaruhi masyarakat sekitar.

"Saya sempat menghubungi teman dokter di NU dan Muhammadiyah di Jakarta, untuk apresiasi dan juga mengajak agar terus dapat aktif berpartisipasi aktif dalam pengendalian TB di lapangan," terangnya.

3. Ada Target per Kabupaten dan Kota
Menurut profesor yang juga Mantan Direktur WHO Asia Tenggara itu, target eliminasi TB harus mencakup dari ruang lingkup terkecil.

baca juga

Sehingga pengendalian TB tidak hanya terjadi di kalangan pemerintah pusat dan provinsi, tapi juga di lingkup kabupaten atau kota.

4. Hapuskan Stigma di Masyarakat
Stigma kerap jadi salah satu penghalang pasien TB ragu untuk menjalani pemeriksaan atau pengobatan, alhasil karena tidak terdeteksi atau tidak diobati maka ia bisa menularkan bakteri TB ke orang lain.

"Untuk ini tentu perlu dilakukan penyuluhan kesehatan dan juga pendekatan sosial kemasyarakatan," tuturnya.

5. TCM, Alat Periksa TB Diperbanyak
Mantan Dirjen P2P, sekaligus Kepala Balitbangkes Kemenkes RI itu menerangkan bahwa obat TB bisa diberikan setelah adanya diagnosis pemeriksaan.

Tapi mirisnya jumlah alat Tes Cepat Molekuler (TCM) itu masih sangat terbatas di Indonesia, dan ini mempersulit pengendalian TB di daerah.

"Padahal Pedoman diagnosis TB adalah dengan pemeriksaan TCM ini. Artinya, ketersediaan alat dan penyebarannya harus terus ditingkatkan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Soroti 600 Ribu Kasus TBC yang Belum Ditemukan Sepanjang 2021

Pakar Soroti 600 Ribu Kasus TBC yang Belum Ditemukan Sepanjang 2021

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 14:57 WIB

Lebih Menular dari Delta, Dekan FKUI Ungkap 4 Langkah Cegah Penularan Varian Omicron

Lebih Menular dari Delta, Dekan FKUI Ungkap 4 Langkah Cegah Penularan Varian Omicron

Health | Selasa, 21 Desember 2021 | 13:54 WIB

50 Tahun Jadi Momok di Indonesia, Tuberkulosis Sebabkan Korban Jiwa Lebih dari Covid-19

50 Tahun Jadi Momok di Indonesia, Tuberkulosis Sebabkan Korban Jiwa Lebih dari Covid-19

Health | Selasa, 14 Desember 2021 | 17:57 WIB

Terkini

BI dan Bank Sentral Timor-Leste Sepakati Penjajakan QRIS Antarnegara

BI dan Bank Sentral Timor-Leste Sepakati Penjajakan QRIS Antarnegara

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:57 WIB

Guruh Soekarnoputra Dikenang Fadli Zon sebagai Sosok yang Tekun Merawat Literasi

Guruh Soekarnoputra Dikenang Fadli Zon sebagai Sosok yang Tekun Merawat Literasi

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:55 WIB

Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 10:54 WIB

Tether dan Bitcoin Jadi Aset Kripto Paling Diburu Investor Sepanjang Agustus

Tether dan Bitcoin Jadi Aset Kripto Paling Diburu Investor Sepanjang Agustus

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:52 WIB

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:43 WIB

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:41 WIB

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Health | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

×