Gejala Awal Demensia Tak Melulu tentang Hilangnya Memori, Bisa Berbentuk Masalah Perilaku

Kamis, 23 Desember 2021 | 17:20 WIB
Gejala Awal Demensia Tak Melulu tentang Hilangnya Memori, Bisa Berbentuk Masalah Perilaku
Ilustrasi seseorang mengalami gejala demensia (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak kesalahpahaman umum tentang demensia. Banyak orang mengira demensia merupakan kondisi umum di masa tua.

Tapi sebenarnya, demensia merupakan faktor risiko, bukan penyebab. Bahkan, semua orang dapat mengalami demensia meski belum berusia 65 tahun.

Kesalahpahaman lainnya adalah tanda awal demensia adalah hilangnya memori. Meski ini adalah karateristik umum, kehilangan memori tidak selalu menjadi gejala pertama.

Misalnya, penderita demensia frontotemporal (FTD), jenis demensia langka, biasanya mengalami masalah perilaku dan bahasa terlebih dahulu.

Selain itu, FTD merupakan jenis demensia kedua yang paling sering diderita orang di bawah 65 tahun setelah Alzheimer.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi (shutterstock)

"FTD biasanya muncul di usia paruh baya, dengan usia rerata onset antara 45 dan 65 tahun, prevalensi puncak pada dekade ketujuh (usia 60 hingga 70 tahun)," kata ahli, dilansir Express UK.

Para ahli mencatat tanda awal dari kondisi ini yang menonjol adalah kepribadian, perilaku sosial, pengaturan diri (seperti emosi), dan bahasa, yang menjadi kasar.

"Perubahan besar dalam perilaku sosial dan bahasa sering terlihat, termasuk ketidakpedulian terhadap perawatan diri dan kebutuhan orang lain, kehilangan kemampuan berbicara dan pemahaman, kehilangan empati, keteralihan perhatian, impulsif, disinhibisi, perilaku stereotip dan rutinitas kaku, dan kompulsi," sambung para ahli yang menulis di BMJ.

Menurut laman NHS (layanan kesehatan Britania Raya), kemungkinan juga ada masalah fisik, seperti gerakan yang melambat atau kaku, kehilangan kontrol kandung kemih atau usus, kelemahan otot atau kesulitan menelan.

Baca Juga: Deteksi Gejala Demensia, Waspadai Pusing atau Sakit Kepala ketika Berdiri Tegak!

"Masalah ini dapat membuat aktivitas sehari-hari semakin sulit, dan orang tersebut pada akhirnya mungkin tidak dapat menjaga dirinya sendiri," catat NHS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI