Kapan Sebaiknya Melakukan Tes Setelah Kontak Erat dengan Pasien Covid-19?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 24 Desember 2021 | 16:43 WIB
Kapan Sebaiknya Melakukan Tes Setelah Kontak Erat dengan Pasien Covid-19?
Ilustrasi Kontak Erat dengan Pasien Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Kumpulan orang dengan jarak kurang dari 1 meter berisiko tingkatkan penularan Covid-19, meski tetap memakai masker. Apabila salah satu dari kumpulan orang tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 setelahnya, maka orang yang ada di sekitar perkumpulan itu juga berisiko tertular.

Meski begitu, dokter mengingatkan jangan panik dan tidak perlu terburu-buru lakukan tes Covid-19. Dokter spesialis penyakit dalam dr. Ni Nyoman Indirawati, Sp.PD., mengatakan bahwa waktu terbaik untuk tes Covid-19 adalah pada rentang waktu 3-5 hari setelah mengalami kontak erat.

"Misalnya kita ketemu sama teman lama kemudian kontak erat lebih dari 1 jam, walaupun pakai masker tapi jaraknya kurang dari 1 meter. Ternyata dia ketahuan positif Covid-19. Jangan buru-buru besok swab, terlalu cepat. Tunggu 3-5 hari dulu, karena kita butuh masa inkubasi virus," jelas dokter Indira dalam webinar Platform EndCorona dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jumat (24/12/2021).

Apabila tes dilakukan terlalu cepat setelah adanya kontak erat, dikhawatirkan justru hasilnya menjadi negatif palsu.

"Jadi usahakan testing 3 sampai 5 hari setelah kontak erat atau pada saat mau bepergian atau saat muncul gejala demam, batuk, pilek. Kalau ada nyeri tenggorokan, nggak ada salahnya kalau kita untuk tes," ujarnya.

Menurut dokter Indira, tes skrining awal bisa dilakukan dengan antigen. Namun, agar lebih pasti, dokter Indira menyarankan agar melakukan tes PCR bagi yang pernah mengalami kontak erat maupun telah mengalami gejala infeksi Covid-19.

"Bedanya kalau antigen seringnya adalah tes skrining awal hanya mendeteksi komponen permukaan virus saja yang di luar. Tapi kalau swab PCR mendeteksi materi virus yang ada di dalam tubuh. Oleh karena itu, PCR akan lebih sensitif dan harganya lebih mahal," jelas pengajar di FKUI RSCM tersebut.

Akan tetapi, bila saat bergejala kemudian hasil tes antigen sudah positif, dokter Indira mengatakan bahwa kondisi tersebut bisa dipastikan terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa harus mengulang dengan tes PCR.

"Tapi kalau pernah kontak erat, nggak ada gejala, swab antigen masih negatif, nggak ada salahnya kita pastikan dengan PCR," saran dokter Indira.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Inkubasi Varian Omicron Lebih Singkat, Kapan Harus Tes Covid-19?

Masa Inkubasi Varian Omicron Lebih Singkat, Kapan Harus Tes Covid-19?

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 14:27 WIB

Perjalanan Darat Diperketat saat Nataru, Penumpang Bus Wajib Tes dan Vaksin COVID-19

Perjalanan Darat Diperketat saat Nataru, Penumpang Bus Wajib Tes dan Vaksin COVID-19

Sumsel | Kamis, 23 Desember 2021 | 12:55 WIB

Kabar Baik, Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Cetak Rekor Terendah Sejak Tahun Lalu

Kabar Baik, Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Cetak Rekor Terendah Sejak Tahun Lalu

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 06:05 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×