Masa Inkubasi Varian Omicron Lebih Singkat, Kapan Harus Tes Covid-19?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 23 Desember 2021 | 14:27 WIB
Masa Inkubasi Varian Omicron Lebih Singkat, Kapan Harus Tes Covid-19?
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian omicron (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Di tengah munculnya varian Omicron, semua orang perlu mewaspadai gejala yang berkembang. Karena, sebagian besar gejala varian Omicron ini cukup berbeda dengan gejala umum virus corona Covid-19.

Para ahli telah membuat daftar gejala varian Omicron yang perlu diwaspadai, yakni demam ringan, kelelahan, tenggorokan gatal dan nyeri tubuh.

Tidak ada indikasi kehilangan indera penciuman dan rasa pada pasien yang terinfeksi varian Omicron. Beberapa pasien justru mengalami kehilangan nafsu makan.

Sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, kelelahan dan sering bersin termasuk gejala varian Omicron yang terlihat seperti pilek.

Tapi, Profesor Tim Spector, kepala aplikasi studi Covid-19 ZOE Inggris mendesak semua orang dengan gejala-gejala ini untuk segera melakukan tes Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Karena, mungkin saja seseorang dengan gejala itu sedang terinfeksi virus corona Covid-19, bukan pilek. Apalagi, kasus virus corona Covid-19 di Inggris sedang meningkat.

Jika Anda pernah mengalami gejala umum virus corona Covid-19 atau gejala yang terkait dengan varian virus corona baru, maka Anda harus segera memeriksakan diri.

Idealnya, masa inkubasi virus corona berkisar antara 1-14 hari dan paling umum sekitar 5 hari. Masa inkubasi adalah jumlah hari antara ketika Anda pertama keli terinfeksi hingga munculnya gejala.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rata-rata seseorang yang terinfeksi virus corona akan menunjukkan gejala setelah 5-6 hari. Tapi, munculnya gejala ini juga bisa memakan waktu hingga 14 hari.

Tapi dilansir dari Times of India, seseorang dengan virus corona mungkin akan menularkan virusnya 48 jam sebelum mulai mengalami gejalanya.

Beberapa orang juga tetap tidak menunjukkan gejala apapun selama infeksi. Karena itulah, tes Covid-19 setelah Anda melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi atau mengalami gejala mirip virus corona sangat penting.

Jika Anda positif virus corona, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS merekomendasikan isolasi selama 10 hari setelah hasil tes positif.

Selama masa isolasi, Anda harus terus memantau gejalanya secara teratur. Gejala virus corona dikatakan akan berfluktuasi dari waktu ke waktu yang mungkin tidak terlihat parah, tetapi bisa menyebabkan komplikasi.

Tes Covid-19 adalah metode yang berguna untuk mendeteksi virus SARS-COV-2. Baik kasus infeksi simptomatik atau asimtomatik, tes membantu dalam mengkonfirmasi kasus aktif yang lebih pasti.

Saat ini, sudah banyak jenis tes Covid-19, yakni tes cepat atau tes antigen, tes molekuler dan tes antibodi atau darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Afrika Selatan: Varian Omicron Berisiko Kecil Sebabkan Rawat Inap

Studi Afrika Selatan: Varian Omicron Berisiko Kecil Sebabkan Rawat Inap

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 13:54 WIB

Tak Terapkan PeduliLindungi, Pengelola Tempat Publik Bisa Kena Sanksi hingga Izin Dicabut

Tak Terapkan PeduliLindungi, Pengelola Tempat Publik Bisa Kena Sanksi hingga Izin Dicabut

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 13:07 WIB

Pasca Infeksi Virus Corona Covid-19, Banyak Pasien Keluhkan Masalah Suara!

Pasca Infeksi Virus Corona Covid-19, Banyak Pasien Keluhkan Masalah Suara!

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 12:51 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB