Studi: Vaksin Pfizer Aman Digunakan untuk Anak-Anak Usia 5 hingga 11 Tahun

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 31 Desember 2021 | 18:42 WIB
Studi: Vaksin Pfizer Aman Digunakan untuk Anak-Anak Usia 5 hingga 11 Tahun
Ilustrasi vaksinasi. [Solopos.com]

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengungkap data baru tentang vaksin Pfizer. Mereka mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 tersebut aman diberikan kepada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun.

"Temuan keamanan awal ini mirip dengan yang dijelaskan dalam uji klinis," kata peneliti Anne Hause dari Tim Respons COVID-19 CDC.

Hal ini mengarah kepada persetujuan penggunaan darurat vaksin Pfizer untuk anak-anak, lapor Medical Xpress.

Laporan itu didasarkan pada data yang dikumpulkan oleh Vaccine Adverse Reporting System (VAERS) dari CDC dari orang-orang tua yang anaknya sudah mendapat vaksin Pfizer.

Selama periode enam minggu setelah persetujuan suntikan, yakni 3 November hingga 19 Desember, VAERS menerima 4.249 laporan efek samping setelah vaksinasi Pfizer pada anak-anak usia 5 hingga 11.

Sebagian besar (97,6%) tidak serius, sementara yang lainnya hanya mengalami reaksi yang terlihat pada vaksinasi umumnya, seperti nyeri di lengan, kelelahan, atau sakit kepala.

Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]
Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]

Efek yang lebih parah sangat jarang terjadi. Dari sekitar 8,7 juta vaksinasi yang diberikan selama masa studi, 100 laporan tersebut diterima oleh VAERS.

Laporan termasuk 29 laporan demam, 21 laporan muntah, dan 10 laporan kejang serius, meskipun dalam beberapa kasus kejang ini, faktor mendasar lainnya berpotensi terlibat.

Selain itu, hanya ada 15 laporan awal dari kondisi jantung langka yang dikenal sebagai miokarditis.

Dua gadis berusia 5 dan 6 tahun meninggal selama masa penelitian. Namun, peneliti mencatat bahwa mereka memiliki riwayat penyakit rumit dan dalam kondisi kesehatan yang rapuh sebelum vaksinasi.

"Tidak ada data yang menunjukkan hubungan sebab akibat antara kematian dan vaksinasi," imbuh peneliti.

Karena data ini, CDC menyarankan kepada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun untuk divaksinasi demi mencegah infeksi virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilas Balik Pandemi Covid-19 Global: Dari Kampanye Vaksin Sampai Kemunculan Omicron

Kilas Balik Pandemi Covid-19 Global: Dari Kampanye Vaksin Sampai Kemunculan Omicron

Health | Jum'at, 31 Desember 2021 | 17:35 WIB

Kemenkes Sebut 5 Pasien Covid-19 Varian Omicron Belum Dapatkan Vaksin Sama Sekali

Kemenkes Sebut 5 Pasien Covid-19 Varian Omicron Belum Dapatkan Vaksin Sama Sekali

Health | Jum'at, 31 Desember 2021 | 13:51 WIB

Kematian Anak di Jombang Tidak terkait Vaksin, Perlu Ditelusuri Lagi

Kematian Anak di Jombang Tidak terkait Vaksin, Perlu Ditelusuri Lagi

News | Jum'at, 31 Desember 2021 | 11:23 WIB

Terkini

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB