Hati-Hati, Laki-Laki Juga Bisa Alami 'Keputihan' Pada Alat Kelamin

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 11 Januari 2022 | 13:56 WIB
Hati-Hati, Laki-Laki Juga Bisa Alami 'Keputihan' Pada Alat Kelamin
Ilustrasi 'Keputihan' Pada Alat Kelamin Laki-Laki. (Shutterstock)

Suara.com - Gangguan keputihan lebih umum terjadi pada perempuan. Normalnya, kondisi itu ditandai dengan keluarnya cairan bening dari vagina saat menjelang atau usai menstruasi.

Namun, pada laki-laki ternyata juga bisa terjadi 'keputihan'. Bukan gangguan keputihan seperti yang terjadi pada perempuan, tapi keluarnya cairan yang bukan sperma dari kelamin laki-laki, yang bisa menjadi tanda penyakit atau infeksi seperti kencing nanah.

Dalam ilmu kedokteran, sebenarnya tidak ada istilah keputihan pada laki-laki. Dalam kondisi fisiologis yang sehat, laki-laki juga tak mengalami keputihan seperti perempuan.

Namun, infeksi kencing nanah menyebabkan penis mengeluarkan cairan keruh, seperti vagina saat terjadi keputihan.

Dikutip dari situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski) Indonesia, keadaan yang normal pada kelamin laki-laki harus kering dan tidak basah.

"Infeksi kencing nanah ini dapat terjadi pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan perempuan yang sudah terkena keputihan akibat infeksi bakteri atau jamur," jelas dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Hanny Nilasari.

Sama seperti perempuan, infeksi pada laki-laki juga dapat disebabkan oleh bakteri gonorrhoeae, klamidia, atau trikomonas. Ciri-cirinya yaitu,keluar cairan seperti nanah dari kemaluan disertai rasa gatal pada alat kelamin. Penderita juga mengeluhkan rasa perih saat buang air kecil.

Sedangkan infeksi yang disebabkan jamur candida albicans, gejalanya berupa rasa nyeri disertai gatal dan kemerahan pada kulit selubung dan kepala penis, serta skrotum.

Gejala lainnya yaitu,timbul bintik-bintik putih pada kelamin dan adanya sensasi terbakar ketika berhubungan intim.

Jamur kandida berkembang pesat di area kulit kelamin yang mudah berkeringat, hangat, dan teriritasi. Lingkungan yang memiliki kadar gula tinggi seperti penderita diabetes juga menjadi lingkungan favorit jamur kandida.

"Pria yang belum disirkumsisi (disunat) memiliki kemungkinan lebih besar untuk terinfeksi jamur kandida. Infeksi ini biasanya ditularkan akibat aktivitas seksual yang tidak sehat. Hindari berhubungan seksual hingga mendapat pengobatan yang tepat," saran dokter Hanny.

Infeksi gonore, klamidia atau trikomonas dapat diobati dengan pemberian antibiotik. Sedangkan infeksi jamur kandida dapat ditangani dengan pemberian krim anti jamur sesuai dosis dan anjuran dokter spesialis kulit dan kelamin.

Dokter Hanny mengingatkan, pentingnya periksa diri ke dokter saat mengalami gejala serupa. Dokter akan mencari penyebab infeksi dengan melakukan pemeriksaan laboratorium dari sampel urin, cairan nanah, atau swab kulit.

Cara mencegah diri terinfeksi kencing nanah adalah dengan tidak berganti-ganti pasangan seksual. Selain itu, menggunakan kondom ketika berhubungan seksual dengan perempuan yang mengalami keputihan.

"Bila Anda belum menikah, hindari hubungan seksual. Semakin muda usia Anda saat melakukan kontak seksual, risiko terkena infeksi akan semakin besar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Gak Nyaman, Ini Penyebab Umum Keputihan Gatal!

Bikin Gak Nyaman, Ini Penyebab Umum Keputihan Gatal!

Health | Kamis, 06 Januari 2022 | 20:50 WIB

Keputihan Sebelum Menstruasi, Normalkah?

Keputihan Sebelum Menstruasi, Normalkah?

Health | Minggu, 26 Desember 2021 | 01:10 WIB

Lelaki Ini Ngaku Punya 278 Tindikan di Alat Kelamin, Awas Risiko Kesehatan yang Muncul

Lelaki Ini Ngaku Punya 278 Tindikan di Alat Kelamin, Awas Risiko Kesehatan yang Muncul

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 14:17 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB