facebook

Bangsal RS Penuh, Singapura Alami Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Anak di Bawah 12 Tahun

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Bangsal RS Penuh, Singapura Alami Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Anak di Bawah 12 Tahun
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Singapura melaporkan adanya lonjakan kasus Covid-19 pada anak-anak usia di bawah 12 tahun.

Suara.com - Singapura melaporkan adanya lonjakan kasus Covid-19 pada anak-anak usia di bawah 12 tahun. Direktur layanan medis Kementerian Kesehatan (MOH) Kenneth Mak mengatakan bahwa jumlah pasien anak telah mendominasi di layanan kesehatan.

"Jumlah keseluruhan anak-anak di bawah usia 12 tahun yang terinfeksi Covid-19 lebih tinggi daripada jumlah keseluruhan kasus Covid-19 aktif di atas usia 16 tahun yang belum sepenuhnya pulih," kata Mak pada konferensi pers oleh gugus tugas multi kementerian Covid-19, dikutil dari Channel News Asia.

Baik Rumah Sakit Ibu dan Anak maupun di Rumah Sakit Universitas Nasional, kasus Covid-19 pada anak sama-sama mendominasi. Kebanyakan anak mengalami gejala pernapasan.

“Anak-anak sangat sensitif terhadap peradangan di saluran udara bagian atas dan ini dapat menyebabkan mengi dan kegelisahan,” kata Mak.

Baca Juga: Dua Anak Terpapar Covid-19 dari Klaster Pegawai Bank, Pemkot Madiun Menangguhkan PTM 100 persen

vaksinasi Covid-19 anak, vaksin Covid-19 anak dan remaja (envato)
vaksinasi Covid-19 anak, vaksin Covid-19 anak dan remaja (envato)

Ia menambahkan bahwa saat ini juga lebih banyak anak-anak yang terinfeksi Omicron dan membutuhkan perawatan di rumah sakit.

"Tapi untungnya, mereka tidak membutuhkan perawatan ICU yang lama," ujar Mak.

Tempat tidur bangsal anak di beberapa eumah sakit Singapura kini telah penuh dengan pasien Covid-19. Mak mengatakan, kondisi itu diperparah dengan peningkatan jumlah anak-anak yang mengalami infeksi saluran pernapasan tidak terkait Covid-19 tapi.

Lantaran belum terkonfirmasi terinfeksi Covid-19 atau tidak, anak-anak yang mengalami gangguan pernapasan itu juga memerlukan isolasi dan pengujian tambahan.

Depkes mencatat bahwa kasus Covid-19 pada anak terus meningkat selama sepekan terakhir.

Baca Juga: Kecamatan Cilandak Keluar dari Zona Merah COVID-19

Ada 312 kasus baru Covid-19 pada anak-anak di bawah usia 12 tahun, hingga Kamis (20/1). Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat hanya dalam tujuh hari. Sebelumnya, masih 120 kasus Covid-19 anak-anak pada 13 Januari 2022. Meski begitu, Depkes mencatat bahwa kebanyakan kasus virus corona pada anak-anak dapat pulih di rumah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar