Hindari 4 Hukuman Negatif untuk Anak Berikut Ini, Salah Satunya Meneriaki di Depan Umum

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:35 WIB
Hindari 4 Hukuman Negatif untuk Anak Berikut Ini, Salah Satunya Meneriaki di Depan Umum
Ilustrasi orang tua memarahi anak (freepik.com/peoplecreations)

Suara.com - Dalam hal mengasuh anak, hukuman merupakan hal biasa yang diterapkan oleh orangtua ketika putra putri mereka dianggap nakal.

Meski begitu, tidak semua hukuman perlu diterapkan kepada anak-anak. Sebab tidak semua hukuman akan berdampak positif.

Menurut psikologi perilaku, hukuman bertujuan untuk mengurangi perilaku tidak diinginkan pada seseorang. Hukuman akan menjadi negatif ketika perilaku yang diinginkan juga dilarang dalam prosesnya.

Hukuman yang sering dikenakan pada anak juga bisa berubah menjadi negatif, lapor Times of India.

Alih-alih mengajari anak hal-hal apa yang tidak boleh dilakukan, orangtua lebih baik memberi tahu konsekuensi dan menjelaskan apa yang seharusnya dilakukan agar mereka mengerti.

Ilustrasi orang tua memarahi anak remaja (Shutterstock).
Ilustrasi orang tua memarahi anak (Shutterstock).

Psikolog menjelaskan bahwa menghukum anak dalam jangka waktu tertentu, bahkan jika sampai berminggu-minggu atau berbulan-bulan, berarti menunjukkan sifat permusuhan.

Ketika banyak orangtua menduga cara ini akan membuat sang anak belajar sesuatu, dalam banyak kasus hasilnya justu berkebalikan.

Beberapa hal yang sebaiknya dihindari dalam menghukum anak adalah:

  • Meneriaki anak di depan umum

Meski orang tua hampir kehilangan kesabarannya, pastikan untuk tidak meneriaki atau membentak anak di depan umum atau orang lain.

baca juga

Hal ini justru akan membuat sang anak malu dan berisiko membuat sang anak menjadi kurang percaya diri.

  • Memukul anak

Mengekang sang anak dalam skala kecil tidak apa-apa, tetapi memukuli anak secara sering karena melakukan kesalahan sedikit adalah hal yang salah.

Kebiasaan buruk ini justru bisa membuat anak mencontohnya di masa depan.

  • Menggunakan bahasa yang kasar

Banyak orang tua berkata kasar ketika kehilangan kesabaran.

Ingat, anak-anak sangat cepat dalam menangkap hal baru. Jadi, penggunaan bahasa yang tidak baik akan menimbulkan masalah ketika sang anak ikut mengucapkan kata kotor tersebut.

  • Menerapkan aturan yang sangat ketat

Mendisiplinkan anak tidak sama artinya dengan mengekang mereka. Perilaku mengekang justru akan membuat sang anak merasa tidak dapat berbuat apa yang disukainya. Dampak jangka panjangnya, anak bisa menjadi seorang pemberontak, atau takut untuk mencoba hal baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kakak Adik Dihukum Gegara Tumpahkan Hand Body, Cara Menghukum Bapak Ini Disorot

Kakak Adik Dihukum Gegara Tumpahkan Hand Body, Cara Menghukum Bapak Ini Disorot

Hits | Rabu, 17 November 2021 | 12:54 WIB

Negara Ini Rancang Undang-undang Menghukum Orang Tua yang Anaknya Nakal

Negara Ini Rancang Undang-undang Menghukum Orang Tua yang Anaknya Nakal

Sumbar | Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:02 WIB

9 Alasan Mengapa Menghukum Anak Tidak Disarankan

9 Alasan Mengapa Menghukum Anak Tidak Disarankan

Health | Selasa, 05 November 2019 | 14:01 WIB

Terkini

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Video | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Presiden FAM Wanti-wanti Pemain Malaysia: Jangan Bikin Malu Main di Indonesia

Presiden FAM Wanti-wanti Pemain Malaysia: Jangan Bikin Malu Main di Indonesia

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:04 WIB

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:51 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:41 WIB

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 20:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:38 WIB

×