facebook

Hindari 4 Hukuman Negatif untuk Anak Berikut Ini, Salah Satunya Meneriaki di Depan Umum

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Hindari 4 Hukuman Negatif untuk Anak Berikut Ini, Salah Satunya Meneriaki di Depan Umum
Ilustrasi orang tua memarahi anak (freepik.com/peoplecreations)

Hukuman yang sering dikenakan pada anak juga bisa berubah menjadi negatif.

Suara.com - Dalam hal mengasuh anak, hukuman merupakan hal biasa yang diterapkan oleh orangtua ketika putra putri mereka dianggap nakal.

Meski begitu, tidak semua hukuman perlu diterapkan kepada anak-anak. Sebab tidak semua hukuman akan berdampak positif.

Menurut psikologi perilaku, hukuman bertujuan untuk mengurangi perilaku tidak diinginkan pada seseorang. Hukuman akan menjadi negatif ketika perilaku yang diinginkan juga dilarang dalam prosesnya.

Hukuman yang sering dikenakan pada anak juga bisa berubah menjadi negatif, lapor Times of India.

Baca Juga: Ayah Tiri Penganiaya Bayi 2 Tahun di Banjar Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Alih-alih mengajari anak hal-hal apa yang tidak boleh dilakukan, orangtua lebih baik memberi tahu konsekuensi dan menjelaskan apa yang seharusnya dilakukan agar mereka mengerti.

Ilustrasi orang tua memarahi anak remaja (Shutterstock).
Ilustrasi orang tua memarahi anak (Shutterstock).

Psikolog menjelaskan bahwa menghukum anak dalam jangka waktu tertentu, bahkan jika sampai berminggu-minggu atau berbulan-bulan, berarti menunjukkan sifat permusuhan.

Ketika banyak orangtua menduga cara ini akan membuat sang anak belajar sesuatu, dalam banyak kasus hasilnya justu berkebalikan.

Beberapa hal yang sebaiknya dihindari dalam menghukum anak adalah:

  • Meneriaki anak di depan umum

Meski orang tua hampir kehilangan kesabarannya, pastikan untuk tidak meneriaki atau membentak anak di depan umum atau orang lain.

Baca Juga: Bunuh Suami Sendiri, Istri dan Pasangan Selingkuhnya di Karawang Terancam Hukuman Seumur Hidup

Hal ini justru akan membuat sang anak malu dan berisiko membuat sang anak menjadi kurang percaya diri.

  • Memukul anak

Mengekang sang anak dalam skala kecil tidak apa-apa, tetapi memukuli anak secara sering karena melakukan kesalahan sedikit adalah hal yang salah.

Kebiasaan buruk ini justru bisa membuat anak mencontohnya di masa depan.

  • Menggunakan bahasa yang kasar

Banyak orang tua berkata kasar ketika kehilangan kesabaran.

Ingat, anak-anak sangat cepat dalam menangkap hal baru. Jadi, penggunaan bahasa yang tidak baik akan menimbulkan masalah ketika sang anak ikut mengucapkan kata kotor tersebut.

  • Menerapkan aturan yang sangat ketat

Mendisiplinkan anak tidak sama artinya dengan mengekang mereka. Perilaku mengekang justru akan membuat sang anak merasa tidak dapat berbuat apa yang disukainya. Dampak jangka panjangnya, anak bisa menjadi seorang pemberontak, atau takut untuk mencoba hal baru.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar