Studi: Alergi Kacang pada Anak Balita Dapat Diobati dengan Imunoterapi Oral

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 26 Januari 2022 | 12:47 WIB
Studi: Alergi Kacang pada Anak Balita Dapat Diobati dengan Imunoterapi Oral
Ilustrasi alergi kacang (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian baru menunjukkan anak-anak yang alergi kacang memiliki peluang besar untuk mengurangi risiko reaksi merugikan dan berpotensi fatal.

Dalam uji klnis terhadap anak-anak balita usia satu hingga tiga tahun ini, mayoritas penderita yang menjalani pengobatan imunoterapi oral menunjukkan adanya peningkatan dalam kondisi mereka.

Menurut peneliti, hasil tersebut dapat mengarah pada pengobatan baru.

"Hasil penting dari uji coba IMPCAT menunjukkan adanya peluang pada anak usia balita untuk menginduksi remisi alergi kacang melalui imunoterapi oral," jelas direktur Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID), Anthony S. Fauci.

Dalam percobaan ini, dilansir Science Alert, peneliti merekrut 146 anak. Dua pertiga kelompok menerima imunoterapi kacang, yang mana mereka mengonsumsi dosis kecil harian tepung kacang dicampur makanan untuk menutupi rasa.

Ilustrasi anak yang sedang rewel (Pexels/JepGambardella)
Ilustrasi anak-anak (Pexels/JepGambardella)

Peserta yang tersisa menelan dosis harian tepung plasebo, yang tidak mengandung kacang.

Setelah dua tahun, sekitar 70% anak-anak yang menerima imunoterapi menjadi peka terhadap kacang dan mereka sudah bisa mengonsumsi 5 gram protein kacang (setara 1,5 sendok makan selai kacang) tanpa reaksi alergi.

Selain itu, sekitar 21% dari peserta imunoterapi telah mencapai remisi. Artinya, anak-anak tidak memiliki reaksi alergi ketika mereka mengonsumsi protein kacang dalam jumlah yang sama selama enam bulan.

Termuan ini merupakan yang pertama membuktikan bahwa imunoterapi kacang juga efektif pada balita.

"Namun, hanya ada sejumlah kecil anak berusia satu tahun yang terdaftar dalam penelitian kami, jadi diperlukan lebih banyak penelitian untuk menyelidiki temuan ini," tandas peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Alergi Kacang, Pria Ini Dilarang Naik Pesawat

Punya Alergi Kacang, Pria Ini Dilarang Naik Pesawat

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2019 | 10:05 WIB

Alergi Kacang, Gadis Ini Hampir Meninggal Setelah Pakai Lip Balm

Alergi Kacang, Gadis Ini Hampir Meninggal Setelah Pakai Lip Balm

Health | Kamis, 07 Februari 2019 | 07:07 WIB

Obat Anti Alergi Kacang Siap Beredar Tahun Depan

Obat Anti Alergi Kacang Siap Beredar Tahun Depan

Health | Senin, 19 November 2018 | 11:24 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB