facebook

Alih-alih Menyehatkan, Peneliti Temukan Jus Buah Berkaitan dengan Risiko Kanker!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Alih-alih Menyehatkan, Peneliti Temukan Jus Buah Berkaitan dengan Risiko Kanker!
ilustrasi jus buah (shutterstock)

Peneliti menemukan kaitan antara jus buah dan risiko kanker secara keseluruhan yang signifikan.

Suara.com - Kanker ganas terjadi bila sel tak normal atau sel kanker mulai tumbuh dan membelah di luar kendali. Pada waktu ini, pengobatan dan perawatan medis terkadang menjadi kurang efektif untuk melawannya.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Medical Journal menemukan hubungan yang signifikan antara jenis jus buah tertentu dengan risiko kanker secara keseluruhan.

British Medical Journal menemukan hubungan yang signifikan antara jenis jus buah berkaitan dengan risiko kanker secara keseluruhan.

Eloi Chazelas, dari Pusat Penelitian Epidemiologi dan Statistik Sorbonne Paris Cité di Prancis dan timnya meneliti hubungan antara asupan minuman manis dan berbagai bentuk kanker pada rata-rata 101.257 orang dewasa Prancis berusia 42 tahun.

Baca Juga: Cek Sekarang, Ini 5 Jenis Ruam Kulit Pertanda Infeksi Virus Corona Covid-19!

Para peneliti memperoleh data dari studi NutriNet-Santé, yang berfokus pada hubungan kompleks antara nutrisi dan status kesehatan.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Minuman yang diperiksa antara lain minuman ringan, sirup, minuman buah, jus buah 100 persen tanpa tambahan gula, minuman manis berbahan dasar susu, minuman olahraga, dan minuman energi.

Para peneliti juga meneliti minuman dengan pemanis buatan, yaitu semua minuman yang mengandung pemanis nonnutrisi, seperti minuman ringan diet, sirup bebas gula, dan minuman berbasis susu diet.

Para peneliti menggunakan kuesioner untuk menilai konsumsi peserta dari 3.300 jenis makanan dan minuman yang berbeda.

Selanjutnya, pengamatan klinis para peserta berlanjut hingga sembilan tahun. Selama waktu ini, para peneliti melihat risiko kanker secara keseluruhan, dari kanker ayudara, prostat, dan kanker kolorektal.

Baca Juga: Selain Whole Genome Sequencing, Ini Cara Lain untuk Deteksi Virus Corona Varian Omicron

Eloi Chazelas dan rekan memperhitungkan pembaur potensial, termasuk usia, jenis kelamin, pendidikan, risiko kanker herediter, dan faktor gaya hidup, seperti perilaku merokok dan pola olahraga.

Hasilnya dilansir dari Express, konsumsi minuman manis berhubungan dengan risiko kanker secara keseluruhan. Mereka menemukan bahwa konsumsi minuman dengan pemanis buatan tidak terkait dengan risiko kanker.

Namun, konsumsi jus buah 100 persen justru berhubungan dengan risiko kanker keseluruhan secara signifikan.

Dalam studi prospektif besar ini, konsumsi minuman manis dikaitkan dengan risiko kanker secara keseluruhan dan kanker payudara.

Selain itu, 100 persen jus buah juga berkaitan dengan risiko kanker secara keseluruhan. Tapi, peneliti mengatakan bahwa kesimpulan yang lebih tepat tidak bisa ditarik hanya dari penelitian tersebut.

Adapun gejala umum kanker yang harus diwaspadai termasuk rasa sakit atau nyeri yang tidak dapat dijelaskan, keringat malam yang sangat banyak, dan penurunan berat badan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar