Ini Dia 7 Makanan yang Bisa Meningkatkan Kesuburan

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Rabu, 26 Januari 2022 | 20:49 WIB
Ini Dia 7 Makanan yang Bisa Meningkatkan Kesuburan
ilustras ikan salmon, makanan yang dapat meningkatkan kesuburan (Pixabay/picjumbo_com).

Suara.com - Ingin cepat-cepat hamil setelah menikah? Coba konsumsi beberapa jenis makanan yang diketahui bisa meningkatkan kesuburan.

Ya, selain gaya hidup sehat, kesuburan juga bisa ditingkatkan melalui konsumsi makanan tertentu. Melansir dari Everyday Health, inilah daftar makanan yang dapat meningkatkan kesuburan Anda.

1. Susu
Susu tidak hanya baik untuk kesehatan tulang, tetapi juga berpotensi untuk meningkatkan kesehatan reproduksi Anda. Selain susu, Anda juga bisa mengandalkan produk turunan susu, seperti yogurt, keju, atau smoothie. Pilihlah susu rendah lemak, terutama jika Anda juga berencana untuk menurunkan berat badan. Ingat, kelebihan berat badan juga akan mempengaruhi kesuburan Anda, lho.

2. Protein hewani tanpa lemak
Semua sumber protein hewani ini kaya akan zat besi — nutrisi penting yang membantu meningkatkan kesuburan. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa wanita yang meningkatkan asupan zat besinya selama periode prakonsepsi memiliki tingkat kesuburan yang lebih tinggi daripada wanita yang kekurangan zat besi.

Tapi pastikan Anda memilih sumber protein hewani yang tanpa lemak, ya. Dan pastikan juga Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak protein (bahkan protein tanpa lemak) dapat menurunkan kesuburan.

3. Ikan berlemak
Salmon, sarden, herring, dan jenis ikan berlemak lainnya bermanfaat meningkatkan kesuburan berkat kadar asam lemak omega-3 yang tinggi. Kandungan lemak ini akan meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi dan dapat membantu mengatur hormon reproduksi.
Jika Anda tak suka ikan, Anda masih bisa mendapatkan asam lemak omega-3 dari biji rami, almond, kenari, biji labu, dan telur yang diperkaya dengan omega-3.

4. Karbohidrat kompleks
Karbohidrat kompleks berasal dari biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan. Ini bebrbeda dengan karbohidrat sederhana yang biasanya ada pada roti putih, nasi putih, sereal olahan, dan semua jenis makanan manis.

Ada hubungan antara pilihan jenis karbohidrat dan kesuburan. Mencerna karbohidrat olahan menyebabkan peningkatan gula darah dan insulin dalam tubuh - dan peningkatan kadar insulin dapat mengganggu hormon reproduksi dan mengacaukan siklus menstruasi. Tentu ini bukan hal yang baik ketika Anda mencoba untuk hamil.

Karbohidrat kompleks, di sisi lain, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan tidak menyebabkan lonjakan kadar insulin – dan juga dapat meningkatkan ovulasi secara teratur.

5. Tiram
Selain dikenal sebagai makanan afrodisiak, tiram adalah sumber mineral seng yang baik. Kekurangan mineral seng dapat mengganggu siklus menstruasi dan memperlambat produksi telur berkualitas baik — di mana keduanya dapat berdampak buruk pada kesuburan.

Mineral seng dalam jumlah yang lebih kecil juga bisa didapat dari makanan lainnya, termasuk daging sapi, unggas, susu, kacang-kacangan, telur, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

6. Ubi
Beberapa peneliti telah menyarankan konsumsi ubi yang mungkin mengandung zat perangsang ovulasi. Sebagai bukti, disebutkan bahwa populasi pemakan ubi yang memiliki anak kembar lebih tinggi daripada yang bukan pemakan ubi. Diketahui, ubi sangat kaya akan vitamin yang ramah kesuburan.

7. Buah berry
Raspberry dan blueberry kaya akan antioksidan yang akan melindungi tubuh Anda dari kerusakan sel dan penuaan sel - termasuk sel-sel dalam sistem reproduksi Anda. Anda juga akan mendapat manfaat yang sama dari buah beri lainnya, seperti stroberi dan blackberry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kental dengan Nuansa Kearifan Lokal, Pedagang Kaki Lima Ini Jual Sushi Mendoan

Kental dengan Nuansa Kearifan Lokal, Pedagang Kaki Lima Ini Jual Sushi Mendoan

Lifestyle | Rabu, 26 Januari 2022 | 19:09 WIB

Hamil Anak Kedua, Fitri Tropica Ngaku Pantang Makan Makanan Pedas

Hamil Anak Kedua, Fitri Tropica Ngaku Pantang Makan Makanan Pedas

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 14:17 WIB

Simak Tips Rajin Memasak Makanan Sehat dari Chef Norman Ismail

Simak Tips Rajin Memasak Makanan Sehat dari Chef Norman Ismail

Lifestyle | Rabu, 26 Januari 2022 | 09:44 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB