Mengenal Kusta atau Lepra, Serta Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Zaman Purba Tersebut

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 04 Februari 2022 | 12:14 WIB
Mengenal Kusta atau Lepra, Serta Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Zaman Purba Tersebut
Ilustrasi kusta atau lepra [shutterstock]

Suara.com - Bagi sebagian orang, kusta merupakan sebuah ancaman nyata. Kusta sendiri merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Leprae.

Kusta dikenal juga sebagai lepra, sebuah penyakit yang dapat menyerang kulit, jaringan saraf perifer, mata, dan selaput yang melapisi di dalam hidung.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Nanny Shoraya, sp.KK menjelaskan, penyakit kusta sendiri merupakan penyakit tertua di dunia. Ia bercerita bagaimana sebuah penelitian menemukan kerangka manusia berusia ribuan tahun yang pernah terpapar kusta/

"Sempat ada penelitian yang ditemukan di kerangka manusia yang usianya sudah ribuan tahun. Walaupun penyakit tertua, sampai sekarang kita masih menjumpai penyakit ini, termasuk di Indonesia," ungkapnya dalam acara Radio Kesehatan: Kenali Kusta, Penyakit Menular yang Sering Dianggap Penyakit Kutukan, Kamis (3/2/2022) kemarin.

Dokter Nanny menambahkan, penyebab seseorang terkena penyakit kusta adalah terpapar kuman dan bakteri Mycobacterium Leprae misalnya melalui kontak erat dengan pengidap kusta lainya. Selain itu bakteri kusta juga bisa ditularkan lewat inhalasi atau menghirup udara.

Ada beberapa gejala utama seseorang terinfeksi kusta yaitu bercak perubahan warna kulit menjadi putih dan lesi kulit berbentuk benjolan yang tidak hilang. Gejala pada lesi ini juga disertai adanya kebas dan kelemahan otot.

Meski penyakit ini dapat ditularkan, tapi bakteri kusta juga memerlukan waktu inkubasi yang cukup lama yaitu 40 hari sampai 40 tahun. Dan rata-rata, penyakit ini juga membutuhkan waktu tiga sampai lima tahun sampai timbul gejala.

Lalu, apa yang harus dilakukan agar tidak terhindar penyakit kusta?

Ada beberapa hal yang harus dilakukan salah satunya edukasi mengenai kusta di daerah endemik, melakukan diagnosis dini dan pengobatan untuk mencegah penularan. Namun, jika Anda sudah terpapar kusta, segera temui dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Spesial Penyakit Paru: Mayoritas Pasien Omicron Alami Nyeri dan Gatal Tenggorokan

Dokter Spesial Penyakit Paru: Mayoritas Pasien Omicron Alami Nyeri dan Gatal Tenggorokan

Jabar | Jum'at, 04 Februari 2022 | 08:14 WIB

Ada Tahan Positif Covid-19, Kuasa Hukum Gagal Bertemu Adam Deni di Rutan Bareskrim

Ada Tahan Positif Covid-19, Kuasa Hukum Gagal Bertemu Adam Deni di Rutan Bareskrim

News | Kamis, 03 Februari 2022 | 19:51 WIB

Stigma dan Diskriminasi Masih Jadi Tantangan Eliminasi Kusta di Indonesia

Stigma dan Diskriminasi Masih Jadi Tantangan Eliminasi Kusta di Indonesia

Health | Kamis, 03 Februari 2022 | 15:05 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB