Dua Pasien Long Covid-19 Berhasil Sembuh setelah Minum Obat Antihistamin yang Dijual Bebas

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 13 Februari 2022 | 17:21 WIB
Dua Pasien Long Covid-19 Berhasil Sembuh setelah Minum Obat Antihistamin yang Dijual Bebas
Ilustrasi obat Benadryl (Pexels)

Suara.com - Sebuah laporan khusus yang baru terbit menunjukkan ada dua pasien long Covid-19 yang gejalanya menjadi ringan setelah minum antihistamin setiap hari.

Meski buktinya bersifat anekdot, penulis penelitian berharap cerita yang mereka rinci ini dapat memberi pasien long Covid-19 haraoan dan mengarahkan untuk penelitian tentang pengobatan di masa depan, lapor Science Alert.

Kisah penggunaan antihistamin pertama

Kasus pertama melibatkan seorang petugas kesehatan berusia 40 tahunan. Pasien kemungkinan terinfeksi pada Januari 2020.

Tiga hari setelah jatuh sakit, pasien mengalami gejala sakit kepala dan kelelahan parah.

Beberapa hari kemudian, dia mengalami ruam dan mulai mengalami nyeri dada, demam, dan keringat malam. Infeksi terparah berlangsung selama 24 hari, dan gejalanya masih ada hingga beberapa bulan pada kemudian.

Baru setelah pasien mengonsumsi antihistamin pada Juni 2020 karena mengalami efek alergi keju, dia tetiba merasa lebih baik.

Dia pun mulai meminum 50 miligram diphenhydramine, obat antihistamin umum yang biasanya dijual bebas biasnaya dengan merek Benadryl, setiap hari.

Tetapi kemudian ia melaporkannya ke dokter, yang menggantinya dengan obat resep 50 hydroxyzine. Obat itu diminum sang pasien lebih dari 9 bulan dan gejala kelelahan, kabut otak, serta nyeri dada, hampir hilang.

Ilustrasi obat Benadryl (Pexels)
Ilustrasi obat Benadryl (Pexels)

Penggunaan antihistamin kedua untuk long Covid-19

Pasien kedua yakni seorang guru paruh baya. Sebulan setelah tertular virus corona dia mengalami nyeri sendi, insomnia, detak jantung yang cepat, dan sulit berkonsentrasi.

Gejala tersebut bertahan hingga setahun kemudian.

Suatu hari, pasien mengganti obat antihistamin dari fexofenadine menjadi 25 mg diphenhydramine. Keesokan paginya, gejala kabut otak dan kelelahannya membaik. Jadi, ia lanjut meminum obat yang dijual bebas tersebut.

Pasien sekarang mengkonsumsi 25 mg diphenhydramine di malam hari dan 180 mg fexofenadine di pagi hari, dan mengaku merasa 95% lebih baik.

Menurut peneliti, cara pasien dalam mengobati long Covid-19 menjanjikan. Terlebih antihistamin tersebut umumnya aman diminum setiap hari selama tidak menganggu obat lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penderita Long Covid-19 Memiliki Aktivitas Sistem Kekebalan yang Abnormal Berbulan-bulan setelah Terinfeksi

Penderita Long Covid-19 Memiliki Aktivitas Sistem Kekebalan yang Abnormal Berbulan-bulan setelah Terinfeksi

Health | Rabu, 09 Februari 2022 | 07:29 WIB

Gejala Omicron Sering Dianggap Ringan, Mungkinkah Timbulkan Long Covid-19?

Gejala Omicron Sering Dianggap Ringan, Mungkinkah Timbulkan Long Covid-19?

Health | Selasa, 08 Februari 2022 | 18:35 WIB

Studi: Pasien Long Covid-19 Punya Antibodi untuk Prediksi Risiko Sindrom Pasca-Covid

Studi: Pasien Long Covid-19 Punya Antibodi untuk Prediksi Risiko Sindrom Pasca-Covid

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 14:48 WIB

Terkini

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB