Gegara Omicron, IDAI: Kasus Covid-19 Pada Anak Naik 100 Kali Lipat

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 17 Februari 2022 | 18:15 WIB
Gegara Omicron, IDAI: Kasus Covid-19 Pada Anak Naik 100 Kali Lipat
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat adanya kenaikan kasus positif Covid-19 pada anak-anak selama gelombang ketiga akibat varian Omicron saat ini.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kasus positif Covid-19 pada anak-anak Indonesia telah mengalami peningkatan 100 kali lipat di awal Februari 2022, dibandingkan dengan kasus positif pada Januari 2022," Ketua Umum IDAI dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K)., dalam keterangan pers Tentang Anak, Kamis (17/2/2022). 

Berdasarkan data tersebut, dokter Piprim menyebutkan bahwa Indonesia telah resmi memasuki gelombang ketiga Covid-19 dengan adanya peningkatan kasus luar biasa, termasuk pada kelimpok anak.

Kabar baiknya, kebanyakan kasus positif virus corona pada anak sekitar 70 persen di antaranya mengalami gejala ringan atau bahkan tanpa gejala. 

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

"Maka dari itu, kami dari Ikatan Dokter Anak Indonesia mengimbau orangtua untuk tidak panik dan tetap waspada dengan memperketat protokol kesehatan di manapun mereka berada serta memenuhi vaksinasi jika usia sudah mencukupi," pesan dokter Piprim.

Jika anak terlanjur terpapar Covid-19, ada sejumlah tata laksana perawatan yang bisa dilakukan oleh orangtua. Ketua Satgas Covid-19 IDAI dr. Yogi Prawira, Sp.A(K)., mengatakan, apabila anak tidak mengalami gejala apa pun atau hanya bergejala ringan sebaiknya cukup lakukan isolasi mandiri di rumah.

Gejala ringan Covid-19 pada anak meliputi, batuk, pilek, demam, diare, muntah, dan ruam-ruam. Selain itu, orangtua juga perlu memastikan kalau anak masih aktif bergerak, dapat makan dan minum dengan normal, saturasi oksigen dalam keadaan istirahat lebih dari 95 persen, tidak ada desaturasi saat aktivitas, dan tidak mengalami sesak nafas.

“Isolasi mandiri dapat dilakukan di rumah guna menghindari rumah sakit atau fasilitas kesehatan penuh, dengan catatan orangtua atau pengasuh harus memantau ketat anak yang terpapar Covid-19," kata dokter Yogi.

Ia menyarankan untuk selalu memantau suhu badan, laju nafas, saturasi oksigen secara rutin. Selain itu, memberikan asupan makanan dan nutrisi yang baik serta mendampingi aktivitas anak. 

baca juga

Anak juga harus diberi penjelasan kenapa dirinya menjalani isolasi. Tujuannya agar anak lebih mengerti situasi dan kondisi yang sedang terjadi. 

"Jika diperlukan konsultasi dengan dokter spesialis anak, bisa melakukan telekonsultasi dengan berbagai platform yang sudah tersedia. Orangtua dianjurkan ke fasilitas atau layanan kesehatan yang melayani pasien Covid-19, jika anak memiliki komorbid atau tidak kunjung membaik setelah isolasi mandiri,” saran dokter Yogi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolda Jabar Sebut Vaksinasi COVID-19 akan Percuma jika Warga Berkelakuan Seperti Ini

Kapolda Jabar Sebut Vaksinasi COVID-19 akan Percuma jika Warga Berkelakuan Seperti Ini

Jabar | Kamis, 17 Februari 2022 | 16:08 WIB

Jepang Bakal Umumkan Pelonggaran Pembatasan Covid-19, Masa Karantina Diperpendek

Jepang Bakal Umumkan Pelonggaran Pembatasan Covid-19, Masa Karantina Diperpendek

Jogja | Kamis, 17 Februari 2022 | 16:03 WIB

WHO Soroti 3 Provinsi di Indonesia yang Mengalami Peningkatan Kasus Covid-19 Diantaranya Bali

WHO Soroti 3 Provinsi di Indonesia yang Mengalami Peningkatan Kasus Covid-19 Diantaranya Bali

Bali | Kamis, 17 Februari 2022 | 16:01 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×