Obat Omicron: Benarkah Antivirus Efektif Lawan Varian Menular Tersebut?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 25 Februari 2022 | 13:44 WIB
Obat Omicron: Benarkah Antivirus Efektif Lawan Varian Menular Tersebut?
Ilustrasi Obat. (istockphoto.com)

Suara.com - Banyaknya mutasi yang dibawa varian Omicron menimbulkan kekhawatiran tentang efektivitas obat antivirus dan perawatan antibodi.

Sebuah penelitian laboratorium baru menemukan bahwa sebagian besar perawatan antibodi kurang efektif terhadap varian Omicron dibandingkan dengan varian sebelumnya. Hasil ini mendukung penelitian sebelumnya yang mencapai kesimpulan serupa.

Khususnya, tiga obat antivirus, yang semuanya telah disahkan oleh Food and Drug Administration (FDA), mempertahankan efektivitasnya terhadap Omicron. Hasil penelitian ini muncul sebagai korespondensi dalam The New England Journal of Medicine.

Perawatan antibodi monoklonal

Dilansir dari Medical News Today, antibodi monoklonal disintesis di laboratorium dan meniru antibodi yang dibuat oleh sistem kekebalan. Mirip dengan antibodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan, antibodi monoklonal mengikat virus dan mencegahnya menginfeksi sel manusia.

Perawatan antibodi monoklonal selama tahap awal infeksi SARS-CoV-2 dapat secara signifikan mengurangi risiko rawat inap dan kematian dan telah menjadi alat yang sangat berharga dalam pengobatan orang yang berisiko tinggi Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Antibodi monoklonal untuk pengobatan Covid-19 cenderung menargetkan protein lonjakan SARS-CoV-2, yang memainkan peran penting dalam memediasi masuknya virus ke dalam sel manusia.

Mutasi pada gen yang mengkode protein spike dapat menyebabkan perubahan struktur protein. Mutasi semacam itu selanjutnya dapat mengubah kemampuan antibodi monoklonal untuk mengikat protein lonjakan dan menetralisir virus.

Varian Omicron memiliki setidaknya 33 mutasi pada protein spike. Untuk alasan ini, para ilmuwan khawatir tentang apakah perawatan antibodi akan mempertahankan kemanjurannya terhadap varian baru.

Untuk menilai efektivitas antibodi monoklonal terhadap Omicron, para ilmuwan menggunakan uji laboratorium untuk membandingkan kemampuan berbagai perawatan antibodi untuk menetralkan Omicron dan varian SARS-CoV-2 sebelumnya. Lantas obat omicron apa yang efektif?

Efektivitas antibodi monoklonal

Para peneliti mengevaluasi seberapa baik virus hidup menginfeksi sel kultur laboratorium dengan adanya antibodi monoklonal tertentu.

Mereka menilai kemampuan menetralkan tujuh antibodi monoklonal yang berbeda terhadap varian Alpha, Beta, Gamma, Delta, dan Omicron.

Untuk setiap antibodi monoklonal, para peneliti menentukan konsentrasi antibodi yang diperlukan untuk mengurangi kemampuan varian tertentu untuk menginfeksi sel hingga setengahnya.

Meskipun sebagian besar antibodi efektif melawan varian sebelumnya, semua antibodi monoklonal yang diuji dalam penelitian ini menunjukkan penurunan kemampuan untuk menetralkan Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kabar Baik dari Kemenkes Buat yang Sudah Booster Vaksin Covid-19, Penasaran?

Ada Kabar Baik dari Kemenkes Buat yang Sudah Booster Vaksin Covid-19, Penasaran?

Health | Jum'at, 25 Februari 2022 | 13:02 WIB

Naik Tajam, Pemakaman dengan Protokol Covid-19 di Sleman Capai 57 Jenazah

Naik Tajam, Pemakaman dengan Protokol Covid-19 di Sleman Capai 57 Jenazah

Jogja | Jum'at, 25 Februari 2022 | 12:58 WIB

Sebanyak 7 Ibu Hamil Positif Covid-19 di Rohul, Satu Harus Melahirkan secara Caesar

Sebanyak 7 Ibu Hamil Positif Covid-19 di Rohul, Satu Harus Melahirkan secara Caesar

Riau | Jum'at, 25 Februari 2022 | 12:04 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB