Hits Kesehatan: Psikolog Inggris Sebut Presiden Putin Psikopat, Kapan Vaksin Booster Setelah Terinfeksi Omicron?

Risna Halidi

Minggu, 27 Februari 2022 | 19:56 WIB
Hits Kesehatan: Psikolog Inggris Sebut Presiden Putin Psikopat, Kapan Vaksin Booster Setelah Terinfeksi Omicron?
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Shutterstock/Plavevski)

Suara.com - Seorang psikolog sekaligus penulis asal Inggris, Emma Kenny mengtakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki banyak ciri-ciri layaknya seorang psikopat. Wah apa saja ya?

Selain itu, ada juga pertanyaan mengenai kapan sebaiknya mendapatkan vaksin booster setelah sembuh dari infeksi virus corona varian Omicron?

Berita mengenai Putin yang disebut psikopat serta jadwal vaksin booster untuk pasien yang sembuh dari Omicron masuk dalam daftar berita kanal Health paling populer di Suara.com edisi Minggu, 27 Februari 2022 berikut ini.

1. Psikolog Mengklaim Presiden Rusia Vladimir Putin Memiliki Kepribadian Seorang Psikopat, Apa Indikasinya?

Presiden Rusia Vladimir Putin. (AFP)
Presiden Rusia Vladimir Putin. (AFP)

Presiden Rusia, Vladimir Putin, sedang menjadi topik hangat di seluruh dunia setelah melakukan invasi terhadap Ukraina, pada Kamis (24/2/2022).

Terlepas dari tindakannya itu, seorang psikolog sekaligus penulis asal Inggris, Emma Kenny, menilai Putin memiliki banyak ciri-ciri seorang psikopat.

Baca selengkapnya

2. Kapan Vaksin Booster Setelah Kena Omicron? Ini Penjelasannya, Jangan Sampai Keliru Agar Tidak Berisiko!

kapan vaksin booster setelah kena omicron (pixabay)
kapan vaksin booster setelah kena omicron (pixabay)

Banyak orang yang telah menerima vaksinasi dosis lengkap, tetapi yang belum mendapatkan suntikan booster namun terinfeksi Covid-19 varian Omicron. Lantas, kapan vaksin booster setelah kena Omicron? Berikut ini penjelasannya.

Jadi, jika Anda pernah terkena omicron, apakah Anda perlu menerima vaksin booster, dan jika ya, kira-kira butuh waktu berapa lama untuk menunggu usai infeksi berlalu? Kapan vaksin booster setelah kena Omicron?

Baca selengkapnya

3. Kenali 5 Makanan yang Bisa Sebabkan Masalah Gigi Sensitif

Ilustrasi Gigi  (Pixabay)
Ilustrasi Gigi (Pixabay)

Beberapa makanan memiliki sumber gizi yang baik untuk kesehatan. Tapi sayangnya, sebagian besar makanan lainnya juga bisa menyebabkan risiko kesehatan termasuk kesehatan gigi.

Misalnya adalah masalah gigi sensitif. Penyebab gigi sensitif adalah karena sering mengonsumsi makanan manis dan juga dingin. Dan jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan kerusakan dalam waktu jangka panjang.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

90 Persen Pasien Positif Covid-19 di Kepri Terpapar Varian Omicron

90 Persen Pasien Positif Covid-19 di Kepri Terpapar Varian Omicron

Batam | Minggu, 27 Februari 2022 | 18:07 WIB

Bila Rusia Kena Sanksi, Pengamat Bilang Indonesia akan Ikut Menderita

Bila Rusia Kena Sanksi, Pengamat Bilang Indonesia akan Ikut Menderita

Bekaci | Minggu, 27 Februari 2022 | 18:15 WIB

Gejala Varian Omicron pada Orang yang Vaksinasi dan Tidak, Ini Perbedaannya

Gejala Varian Omicron pada Orang yang Vaksinasi dan Tidak, Ini Perbedaannya

Health | Minggu, 27 Februari 2022 | 13:35 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB