Kenapa Ada Orang Tidak Pernah Terinfeksi Covid-19 Meski Satu Rumah Positif?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 09 Maret 2022 | 10:33 WIB
Kenapa Ada Orang Tidak Pernah Terinfeksi Covid-19 Meski Satu Rumah Positif?
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Pandemi Covid-19 telah berlangsung selama dua tahun. Hingga berita ini ditulis, ada sekitar 449 juta jiwa orang yang pernah terinfeksi Covid-19 di dunia.

Meski demikian, hingga saat ini ada sejumlah orang yang mengaku belum pernah tertular Covid-19. Lantas, bagaimana penjelasan sebenarnya?

Dilansir dari Gavi, CNBC Internasional, bulan lalu, penelitian yang diterbitkan oleh Imperial College London menunjukkan bahwa orang dengan tingkat sel T yang lebih tinggi (sejenis sel dalam sistem kekebalan) dari virus corona flu biasa, lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19.

Dr. Rhia Kundu, penulis pertama studi dari Imperial's National Heart and Lung Institute, mengatakan bahwa "terpapar virus SARS-CoV-2 tidak selalu mengakibatkan infeksi, dan kami ingin memahami alasannya."

"Kami menemukan bahwa tingkat tinggi sel T yang sudah ada sebelumnya, yang dibuat oleh tubuh ketika terinfeksi virus corona manusia lainnya seperti flu biasa, dapat melindungi dari infeksi Covid-19," katanya.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Namun Kundu juga mengingatkan bahwa, "sementara ini adalah penemuan penting, ini hanya salah satu bentuk perlindungan, dan saya akan menekankan bahwa tidak ada yang harus mengandalkan ini sendirian. Sebaliknya, cara terbaik untuk melindungi diri Anda dari Covid-19 adalah menjadi divaksinasi lengkap, termasuk mendapatkan dosis booster Anda."

Lawrence Young, seorang profesor onkologi molekuler di Universitas Warwick, mengatakan bahwa, "ada banyak minat dalam kasus yang tidak pernah terinfeksi Covid-19 ini - individu yang jelas telah terpapar kontak dekat di rumah mereka yang terinfeksi, tetapi mereka sendiri yang resisten terhadap infeksi."

Dia mengatakan bahwa data awal menunjukkan orang-orang ini secara alami memperoleh kekebalan dari infeksi sebelumnya dengan virus corona flu biasa. Sekitar 20 persen infeksi flu biasa disebabkan oleh virus corona flu biasa, katanya, "tetapi mengapa beberapa individu mempertahankan tingkat kekebalan reaktif silang masih belum diketahui."

Selain tingkat kekebalan yang diberikan oleh paparan sebelumnya terhadap coronavirus — keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit atau infeksi yang lebih parah — status vaksinasi Covid seseorang juga kemungkinan menjadi faktor apakah beberapa orang lebih rentan terhadap Covid daripada yang lain.

Baca Juga: Akses Tidak Merata, Pakar: Pendanaan Negara Pengaruhi Ketersediaan Vaksin

Peran Vaksin

Di Indonesia sendiri kini telah 70 persen target populasi telah mendapatkan dosis vaksin Covid-19 lengkap. Vaksin booster juga telah diberikan sejak beberapa waktu lalu. 

Vaksin Covid telah terbukti mengurangi infeksi parah, rawat inap dan kematian, dan sebagian besar tetap efektif melawan varian virus yang diketahui. Namun, mereka tidak 100% efektif dalam mencegah infeksi dan kekebalan yang mereka berikan berkurang dari waktu ke waktu, dan telah dikompromikan oleh varian omicron.

Andrew Freedman, seorang akademisi penyakit menular di Cardiff University Medical School, mengatakan bahwa mengapa beberapa orang terkena Covid dan yang lainnya tidak "adalah fenomena yang dikenal baik dan mungkin terkait dengan kekebalan dari vaksinasi, infeksi sebelumnya atau keduanya."

Faktor genetik

Pertanyaan lain yang muncul selama pandemi adalah mengapa dua orang dengan Covid dapat merespons infeksi dengan sangat berbeda; satu bisa memiliki gejala berat, misalnya, dan yang lainnya bisa tanpa gejala. Jawabannya mungkin terletak pada gen kita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI