WHO Ingatkan Tingkat Penularan Subvarian Omicron Mirip Campak, Bahayakah?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 15 Maret 2022 | 11:55 WIB
WHO Ingatkan Tingkat Penularan Subvarian Omicron Mirip Campak, Bahayakah?
Ilustrasi varian Omicron [Foto: ANTARA]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa subvarian Omicron sama menularnya dengan campak.

Kini, subvarian Omicron BA2 pun sudah menjadi varian virus corona yang dominan di Inggris, setelah subvarian Omicron BA1 menyebar ke seluruh negeri.

Subvarian Omicron ini dianggap sama ringannya dengan varian Omicron aslinya, terutama pada orang yang divaksinasi tetapi tetap menyebar jauh lebih cepat.

Profesor Adrian Esterman, seorang ahli epidemiologi, telah memperingatkan kasus-kasus virus corona Covid-19 akan kembali meroket.

"Subvarian Omicron BA2 sekitar 1,4 kali lebih menular daripada BA1. Karena, angka reproduksi dasar (RO) BA1 sekitar 8,2 dan RO dari BA2 sekitar 12," kata Adrian dikutip dari The Sun.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Hal itulah yang membuat tingkat penularan subvarian Omicron ini bisa setara dengan campak sebagai salah satu penyakit paling menular di dunia.

Bahkan, campak bisa menular ke orang lain hanya dengan menghabiskan waktu bersama penderita selama 15 menit.

Sebelum vaksinasi mampu mengendalikan penyakit ini, campak merupakan masalah global yang sudah merenggut nyawa jutaan orang di tahun 80-an silam. Tapi sekarang, vaksinasi telah mengendalikan penyebarannya di antara anak-anak.

Di Inggris, kasus virus corona terus meningkat selama seminggu terakhir. Perkiraan terbaru dari Badan Pusat Statistik menunjukkan sekitar 1 dari 25 orang telah terinfeksi virus corona Covid-19.

baca juga

Penyebab kenaikan kasus ini belum jelas, tapi kemungkinan disebabkan oleh kombinasi dari pelonggaran aturan pembatasan sosial, kekebalan tubuh yang menurun dan subvarian Omicron yang lebih menular serta dominan.

Sekretaris Kesehatan, Sajid Javid mengatakan semua orang perlu hati-hati dengan situasi sekarang. Saat ini, tidak ada varian virus corona lain di luar yang menjadi kekhawatiran.

"Kami telah melihat adanya peningkatan infeksi virus corona selama seminggu terakhir, tetapi ini sudah diperkirakan," jelasnya.

Kini, munculnya varian Deltacron sebagai varian kombinasi dari varian Omicron dan Delta juga sedang dipantau penyebarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Varian Rekombinasi Deltacron, Ini Gejala yang Pelru Diwaspadai!

Mengenal Varian Rekombinasi Deltacron, Ini Gejala yang Pelru Diwaspadai!

Health | Senin, 14 Maret 2022 | 11:06 WIB

Deltacron Resmi Jadi Varian Covid-19, Lebih Menular dan Berbahayakah? Satgas IDI Ungkap Fakta Agar Tetap Waspada

Deltacron Resmi Jadi Varian Covid-19, Lebih Menular dan Berbahayakah? Satgas IDI Ungkap Fakta Agar Tetap Waspada

Health | Rabu, 16 Maret 2022 | 07:15 WIB

Muncul Varian Deltacron di Negara Eropa, Begini Tanggapan Kemenkes RI

Muncul Varian Deltacron di Negara Eropa, Begini Tanggapan Kemenkes RI

Batam | Minggu, 13 Maret 2022 | 16:25 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×