Orangtua Ingin Jadi Sahabat untuk Anak? Coba Terapkan 5 Gaya Positive Parenting Berikut Ini!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 20 Maret 2022 | 20:15 WIB
Orangtua Ingin Jadi Sahabat untuk Anak? Coba Terapkan 5 Gaya Positive Parenting Berikut Ini!
Ilustrasi orangtua dan anak (Pexels) / Anete Lusina

Suara.com - Anak bisa merasa tidak nyaman dengan orangtuanya sendiri. Kondisi itu biasanya terjadi akibat hubungan komunikasi yang kurang baik. 

Orangtua yang berbicara dengan nada kasar atau kalimat yang tidak menyenangkan akan membuat anak menjadi mudah emosi dan tidak mendengarkan nasehat. Atau bisa juga menjadi takut dan enggan dekat dengan orangtua. 

Untuk menghindari itu, orangtua bisa menerapkan positive parenting sebagai bagian dari pola asuh anak. 

Positive parenting merupakan salah satu teknik parenting di mana orang tua bisa mendengar kemauan dan suara anak. Pola asuh seperti ini lebih mengedepankan rasa kasih sayang terhadap anak dan menyampingkan kekerasan. 

Orangtua bisa memosisikan diri sebagai sahabat bagi anak. Dengan begitu, anak tak lagi sungkan untuk menyampaikan isi hatinya. Intinya, dalam pola asuh positive parenting dibutuhkan komunikasi yang efektif antara orangtua dengan anak. 

Dikutip dari Ruang Guru, berikut lima cara menerapkan positive parenting yang bisa dilakukan oleh orangtua:

1. Memberikan Contoh
Anak sering mencontoh orang terdekatnya, termasuk orangtua. Anak akan mencontoh segala yang dilihatnya dari tingkah laku orangtua. Misalnya, jika orangtua mencontohkan untuk memberi salam ketika masuk ke rumah, maka anak akan menirunya. 

Ketika orangtua mengeluh saat di rumah, bisa jadi anak akan mencontoh seperti itu. Oleh karena itu, seringlah berperilaku positif ketika sedang bersama anak.

2. Mengenali Perkembangan Anak
Orangtua bisa menyesuaikan aturan dalam mendisiplinkan anak dengan cara melihat perkembangan dari segi kemampuan kognitif, keterampilan fisik, dan perkembangan emosinya. 

baca juga

Misalnya, orangtua bisa melatih kemampuan kognitif anak dengan memberikan kepercayaan untuk membuat keputusannya sendiri. Hal ini bisa dilatih dengan mempercayakan anak untuk memilih barang apa yang disuka, teman bermainnya, atau hal lain yang sesuai dengan keputusannya sendiri.

3. Meluangkan Waktu Berkualitas dan Rutin
Sesibuk apapun orangtua, jangan lupa untuk meluangkan waktu bermain dan belajar bersama anak minimal 1- 3 jam dalam sehari. Hal ini dapat membuat orangtua mengetahui dunia anak. Waktu yang diberikan bisa diisi dengan memberikan perhatian penuh melalui kegiatan menyenangkan. 

Contohnya, dengan menemani anak mengerjakan PR, menonton film bersama, dan kegiatan lainnya. Pada saat bersama, komunikasi yang terjadi juga sebaiknya tanpa gangguan lain, seperti gadget atau semacamnya.

4. Fokus Pada Tingkah Laku Positif dan Memberi Penghargaan
Hal ini menjadi kunci utama dalam pola asuh positive parenting karena mengedepankan perlakuan yang positif bagi sang anak. Misalnya, jika anak tidak mau belajar maka orangtua menggunakan perumpamaan yang tidak terkesan seperti memerintah atau mengancam. 

Penggunaan kata “yuk belajar bareng” terkesan lebih positif dibanding “kalau nggak belajar nanti kamu tidak pintar”. Selain itu, orang tua juga bisa memberikan penghargaan berupa barang yang disukai atau memberikan waktu lebih untuk anak bermain bersama teman-temannya.

5. Memberikan Ruang Kepada Anak untuk Tumbuh
Ada kalanya sebagai orangtua harus membiarkan anak larut dalam kesalahan yang dibuatnya agar mereka dapat menjadikan pengalaman sebagai pelajaran. Tindakan demikian jauh lebih baik dibanding memarahi anak ketika mereka melakukan kesalahan. 

Hal tersebut menjadi salah satu upaya orangtua memberikan ruang bagi anak sehingga nantinya berdampak pada kemampuan intelektual, perkembangan emosional, spiritual, dan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baik untuk Perkembangan Otak, Ini 5 Makanan Wajib untuk Anak!

Baik untuk Perkembangan Otak, Ini 5 Makanan Wajib untuk Anak!

Health | Minggu, 20 Maret 2022 | 19:32 WIB

Ibu dan Anak Hilang Terseret Arus Sungai di Kabupaten Pohuwato Gorontalo

Ibu dan Anak Hilang Terseret Arus Sungai di Kabupaten Pohuwato Gorontalo

Sulsel | Minggu, 20 Maret 2022 | 18:46 WIB

Buat Suasana Bahagia, Ini Tips Memberikan Makan Kapada Anak

Buat Suasana Bahagia, Ini Tips Memberikan Makan Kapada Anak

Jawa Tengah | Minggu, 20 Maret 2022 | 19:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB