Perokok Harus Tahu, Inilah Gejala Awal Kanker Paru-Paru

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 22 Maret 2022 | 16:50 WIB
Perokok Harus Tahu, Inilah Gejala Awal Kanker Paru-Paru
Ilustrasi kanker paru-paru. (Pixabay/oracast)

Suara.com - Kanker paru-paru sangat identik dengan perokok. Pada awalnya, gejalanya sulit untuk dilihat atau dirasakan. Tetapi, seiring perkembangannya ke stadium lanjut, gejala kanker paru-paru menjadi lebih terlihat. Hal inilah yang kerap menyebabkan keterlambatan diagnosis, sehingga pengobatan menjadi terlambat dan menurunkan angka harapan hidup pasien.

Seperti jenis kanker lainnya, kunci untuk menyembuhkan dan mencegah kanker paru-paru adalah dengan mendiagnosis penyakit pada tahap awal. Perawatannya akan jauh lebih efektif dan gejalanya dapat ditangani dengan mudah tanpa terlalu banyak membahayakan kesehatan secara keseluruhan.

Mengidentifikasi gejala dan penyebab kanker paru-paru dapat membantu mencegah kanker berkembang dan memulai proses pengobatan kanker. Gejala tertentu, yang juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan lainnya, mungkin memerlukan perhatian klinis segera.

Dilansir dari Healthshots, gejala kanker paru-paru dibagi menjadi dua jenis, yaitu gejala klasik dan atipikal. Berikut penjelasannya:

  1. Gejala klasik termasuk batuk, kesulitan bernapas, darah dalam dahak, perubahan suara
  2. Gejala yang tidak biasa atau tidak umum adalah penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, kelelahan, dan kehilangan nafsu makan.

Bagi perokok berat yang merokok setidaknya 15 sampai 30 kali dalam sehari, gejala paling awal adalah batuk yang bisa menjadi awal dari kanker paru-paru. Infeksi berulang pada paru-paru seperti bronkitis dan pneumonia pada perokok bisa menjadi gejala kanker paru-paru.

Mungkin ada kesamaan antara gejala TBC dan kanker paru-paru. Itu sebabnya, Anda harus berhati-hati dalam mengobati TBC, terutama jika tidak ada perubahan yang berarti setelah beberapa minggu menjalankan pengobatan TBC. Penting untuk melakukan tes radiologi seperti rontgen dan CT scan dada jika gejala seperti batuk dan adanya darah dalam dahak tidak terkendali dengan pengobatan rutin.

Lalu, apakah hanya perokok yang bisa terkena kanker paru-paru?

Meskipun perokok punya risiko besar, dan menjadi penyebab utama kanker paru-paru, namun Anda yang bukan perokok juga bisa terkena kanker, terutama jika Anda terpapar asap rokok secara berlebihan. Orang yang bekerja di industri logam berat seperti asbes, arsenik, bahan kimia organik, atau paparan gas radon juga berisiko mengalami kanker paru-paru.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Olahraga, Tapi Tetap 'Bakar Uang' Lewat Rokok, Apa Dampaknya?

Sudah Olahraga, Tapi Tetap 'Bakar Uang' Lewat Rokok, Apa Dampaknya?

Bisnis | Minggu, 13 Maret 2022 | 14:16 WIB

Merokok Bisa Pengaruhi Kesehatan Tubuh, Waspadai Tanda-tanda Kronis Ini!

Merokok Bisa Pengaruhi Kesehatan Tubuh, Waspadai Tanda-tanda Kronis Ini!

Health | Kamis, 10 Maret 2022 | 20:05 WIB

Kalian Para Perokok Harus Tahu Lima Fakta Nikotin Berikut Ini

Kalian Para Perokok Harus Tahu Lima Fakta Nikotin Berikut Ini

Malang | Selasa, 08 Maret 2022 | 14:32 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×