Gejala Diabetes, Waspadai 4 Tanda Peringatannya pada Mata!

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 26 Maret 2022 | 15:33 WIB
Gejala Diabetes, Waspadai 4 Tanda Peringatannya pada Mata!
ilustrasi mata. (unsplash)

Suara.com - Mata bisa menggambarkan banyak hal tentang kondisi kesehatan tubuh Anda. Mereka bisa menandai tanda-tanda peringatan dari banyak kondisi medis, termasuk diabetes.

Diabetes adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh tingginya kadar glukosa atau gula dalam darah. Kadar glukosa sangat tinggi karena tubuh tidak dapat digunakan dengan baik.

Pada orang yang didiagnosis dengan diabetes, pankreas tidak menghasilkan insulin atau tidak cukup insulin.

Insulin adalah hormon yang biasanya diproduksi oleh pankreas dan memungkinkan glukosa memasuki sel-sel dalam tubuh, di mana ia digunakan untuk energi.

Dengan diabetes tipe 1, pankreas seseorang tidak menghasilkan insulin. Tapi diabetes tipe 2 dalam tubuh enjadi resisten terhadap insulin, sehingga diperlukan lebih banyak insulin untuk menjaga kadar glukosa darah dalam kisaran normal.

Ada beberapa tanda di mata yang bisa menunjukkan Anda menderita diabetes atau tidak yang terjadi pada mata, antara lain:

Iludtrasi diabetes (freepik)
Iludtrasi diabetes (freepik)

1. Penglihatan kabur

Penglihatan kabur ini tidak hanya berarti Anda memerlukan resep baru. Kondisi ini juga disebabkan oleh gula darah tinggi dari diabetes yang mendasari atau diketahui.

Kondisi ini bisa meyebabkan lensa mata Anda membengkak dan memengaruhi apa yang Anda lihat.

Anda bisa mengatasinya dengan mengembalikan kadar gula darah ke kisaran yang tepat. Meskipun bisa diubah, diperlukan waktu hingga tiga bulan untuk mengembalikannya dengan benar.

2. Katarak

Orang dengan diabetes lebih mungkin mengembangkan katarak lebih awal dan lebih cepat. Bahkan, kondisi ini bisa berkembang lebih cepat bila Anda menderita diabetes.

Jika Anda tiba-tiba mengalami masalah penglihatan, seperti berawan, buram atau silau, Anda harus konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

3. Glaukoma

Glaukoma terjadi ketika cairan tidak bisa mengalir seperti seharusnya dan tekanan menumpuk di mata Anda. Kondisi ini bisa merusak saraf dan pembuluh darah yang menyebabkan perubahan penglihatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Banyak Negara Afrika Mencetak Uang di Eropa?

Mengapa Banyak Negara Afrika Mencetak Uang di Eropa?

News | Sabtu, 26 Maret 2022 | 13:53 WIB

Sembunyikan Aset, Indra Kenz Alihkan ke Mata Uang Kripto Senilai Rp 58 Miliar

Sembunyikan Aset, Indra Kenz Alihkan ke Mata Uang Kripto Senilai Rp 58 Miliar

Lampung | Sabtu, 26 Maret 2022 | 10:40 WIB

6 Manfaat Mematikan Lampu saat Tidur, Simak di Sini!

6 Manfaat Mematikan Lampu saat Tidur, Simak di Sini!

Health | Jum'at, 25 Maret 2022 | 21:40 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB