Sama-sama Bantu Mengatasi Masalah Kesehatan Jiwa, Ini Perbedaan Psikolog dan Psikiater

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 29 Maret 2022 | 21:41 WIB
Sama-sama Bantu Mengatasi Masalah Kesehatan Jiwa, Ini Perbedaan Psikolog dan Psikiater
ilustrasi psikolog, psikiater, sesi konseling. (Dok. Envato)

Suara.com - Orang dengan gangguan jiwa seperti kecemasan atau depresi biasanya akan diminta berkonsultasi dengan ahli kesehatan jiwa seperti psikolog atau psikiater

Tapi sayangnya, masih banyak yang belum paham perbedaan psikolog dengan psikiater. Perbedaan kedua profesi ini perlu diketahui agar dapat penanganan tepat untuk masalah kesehatan mental. Apa perbedaan psikolog dan psikiater?

Mengutip Insider, Selasa (29/3/2022) baik psikiater dan psikolog sama-sama mempelajari, pikiran, perilaku manusia, serta membantu orang merawat kesehatan mentalnya.

Perbedaan mendasar antara psikolog dengan psikiater yaitu, psikiater adalah dokter yang meresepkan obat. Sedangkan psikolog adalah profesi non-medis atau bukan dokter, sehingga tidak bisa meresepkan obat.

Ilustrasi kesehatan jiwa. (ANTARA]
Ilustrasi kesehatan jiwa. (ANTARA]

Meski begitu, keduanya kerap disebut sebagai terapis, tapi terapis yang memiliki metode dan penanganan berbeda untuk masalah kesehatan mental.

Psikiater

Psikiater adalah dokter medis yang bertugas merawat kesehatan mental melalui evaluasi, diagnosis dan pengobatan.

Umumnya mereka harus melewati banyak pelatihan yang sama dengan dokter lainnya, dan biasanya harus sekolah selama 12 tahun, 4 tahun sarjana, 4 tahun sekolah kedokteran, dan 4 tahun mengikuti program residensi.

"Di sekolah kedokteran, siswa belajar tentang anatomi dan fisiologi dan bergilir melalui spesialisasi medis umum seperti bedah, OB-GYN, dan neurologi," ujar Direktur Medis Osmind, Carlene MacMillan, MD.

Setelah lulus dari sekolah kedokteran kata MacMillan, mereka akan bekerja di bawah pengawasan yang lebih senior untuk menjalani pelatihan seperti praktik di ruang gawat darurat, unit rawat inap psikiatri hingga bangsal rumah sakit umum dan klinik rawat jalan.

Mengingat pelatihannya yang panjang, psikiater berhak dan memiliki kompetensi untuk memeriksa keterkaitan perilaku, emosi dan fisik kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan laboratorium dan tes untuk diagnosis perawatan.

Inilah sebabnya seorang psikiater bisa memahami adanya masalah kesehatan fisik seperti tiroid, yang disebabkan gangguan kesehatan mental seperti depresi dan stres, begitu juga sebaliknya.

Selain itu psikiater juga berhak melakukan tindakan pengobatan seperti terapi cahaya atau terapi simulasi otak, seperti terapi kejang elektro atau simulasi magnetik transkranial.

Umumnya orang yang perlu mendatangi psikiater jika mengalami gangguan perasaan seperti depresi, bipolar atau bahkan mendengar hal-hal yang sebenarnya tidak ada.

Psikolog

Psikolog adalah orang yang membantu mengatasi berbagai tantangan hidup, seperti masalah kesehatan mental, dengan terapi bicara atau psikoterapi.

Berbeda dengan psikiater yang harus menempuh pendidikan selama belasan tahun, psikolog hanya perlu menyelesaikan studi selama 4 hingga 6 tahun, dengan gelar sarjana dan pelatihan kompetensi.

Proses pembelajarannya meliputi teori perkembangan manusia, perilaku, hubungan biologis, kognitif hingga sosial, serta penilaian psikologi untuk menemukan terapi yang tepat.

Umumnya orang yang perlu mendatangi psikolog jika mengalami beban hidup yang membuat stres, cemas, depresi hingga suasana hati lainnya.

Sehingga umumnya psikolog akan membantu orang melewati berbagai tantangan hidup yang dianggapnya sulit. Namun saat merawat pasien psikolog tidak melibatkan pengobatan.

Psikolog dilatih untuk terlihat dalam seluruh pengalaman manusia, dan kehadiran psikolog juga akan sangat membantu jika Anda butuh motivasi dan dorongan tambahan dalam hidup.

Biasanya psikolog sangat berperan besar pada masalah stres, masalah emosi, pemulihan setelah pelecehan seksual, pengalaman traumatis, peristiwa duka, dan sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erika Carlina Harus Bawa Putranya ke Psikolog di Usia 13 Tahun, Ada Apa?

Erika Carlina Harus Bawa Putranya ke Psikolog di Usia 13 Tahun, Ada Apa?

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:28 WIB

Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat

Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 20:05 WIB

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:48 WIB

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:29 WIB

Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik

Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:23 WIB

Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring

Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog

Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 18:47 WIB

Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi

Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi

Lifestyle | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:36 WIB

28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?

28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:51 WIB

Tukang Sayur: Psikolog Jalanan Tanpa Gelar dari Gang ke Gang

Tukang Sayur: Psikolog Jalanan Tanpa Gelar dari Gang ke Gang

Your Say | Selasa, 20 Januari 2026 | 17:35 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB