Update Covid-19 Global: WHO Ungkap Peluang Terbaik dan Terburuk dari Perkembangan Virus Corona

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 31 Maret 2022 | 10:53 WIB
Update Covid-19 Global: WHO Ungkap Peluang Terbaik dan Terburuk dari Perkembangan Virus Corona
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Suara.com - Update Covid-19 global per 31 Maret 2022 menunjukkan pertambahan kasus positif sebanyak 1,57 juta dalam 24 jam terakhir. Waktu yang sama, angka kematian bertambah 4.156 jiwa.  

Sedangkan jumlah orang yang berhasil sembuh dari infeksi virus corona SARS Cov-2 itu bertambah 1,17 juta orang. 

Dikutip dari worldometers, akumulasi data Covid-19 jumlah kasus positif sejak awal pandemi telah mencapai 486,67 juta kasus dengan kematian lebih dari 6,16 juta. Sementara 421,88 juta orang berhasil dinyatakan sembuh.

Tahun kedua Pandemi, Organisasi Kesehatan Dunia punya rencana terbaru penanganan Covid-19 untuk mengakhiri fase darurat pandemi.

Rencana tersebut mencakup tiga kemungkinan skenario tentang bagaimana virus dapat berkembang di tahun mendatang.

"Berdasarkan apa yang kita ketahui sekarang, skenario yang paling mungkin adalah bahwa virus Covid-19 terus berkembang, tetapi tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya berkurang seiring waktu karena kekebalan meningkat karena vaksinasi dan infeksi," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip dari Channel News Asia.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Dalam skenario dasar ini, yang berfungsi sebagai model kerja WHO, virus corona menyebabkan wabah yang tidak terlalu parah dengan lonjakan penularan berkala saat kekebalan berkurang. Vaksin booster diperlukan bagi mereka yang paling berisiko. 

Virus Covid-19 juga diperkirakan hanya akan menjadi infeksi musiman, dengan puncaknya di bulan-bulan yang lebih dingin, mirip dengan influenza.

Dalam skenario WHO, varian virus fi masa depan akan secara signifikan menjadi kurang parah, perlindungan dari penyakit parah akan bertahan lama, tanpa perlu penguatan atau perubahan signifikan pada vaksin saat ini.

baca juga

Dalam skenario terburuk, virus berubah menjadi ancaman baru yang sangat menular dan mematikan. Dalam skenario ini, vaksin akan kurang efektif dan kekebalan dari penyakit parah juha kematian akan berkurang dengan cepat. Srhingga dibutuhkan perubahan signifikan pada vaksin saat ini.

Untuk bantu mengakhiri keadaan darurat, WHO meminta negara-negara untuk melanjutkan atau meningkatkan kemampuan pengawasan virus untuk memungkinkan tanda-tanda peringatan dini perubahan signifikan dalam virus. 

WHO juga menyerukan deteksi long covid, untuk melacak dan mengurangi kecacatan jangka panjang di kemudian hari.

Negara-negara juga harus terus melakukan pengujian diagnostik untuk SARS CoV-2, yang membantu mengidentifikasi kasus individu dan memandu pengambilan keputusan di tingkat masyarakat. Negara-negara juga harus melacak evolusi virus dalam populasi hewan, menurut WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Dipilih WHO Dapat Teknologi Pembuatan Vakin mRNA, Ghana Akan Produksi Sendiri Vaksin Covid-19

Tak Dipilih WHO Dapat Teknologi Pembuatan Vakin mRNA, Ghana Akan Produksi Sendiri Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 09:03 WIB

Update COVID-19 Jakarta 30 Maret: Positif 901, Sembuh 827, Meninggal 11

Update COVID-19 Jakarta 30 Maret: Positif 901, Sembuh 827, Meninggal 11

Jakarta | Rabu, 30 Maret 2022 | 21:40 WIB

Peneliti China Mengonfirmasi Kemanjuran Obat Covid-19 Paxlovid Buatan Pfizer

Peneliti China Mengonfirmasi Kemanjuran Obat Covid-19 Paxlovid Buatan Pfizer

Health | Rabu, 30 Maret 2022 | 20:25 WIB

Terkini

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Cleansing Oil Hada Labo untuk Kulit Apa? Simak Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Cleansing Oil Hada Labo untuk Kulit Apa? Simak Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain

Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain

Jatim | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Hati-Hati Terjebak! Ini 7 Tanda Kemampuan Berpikir Kritismu Sudah Diambil Alih AI

Hati-Hati Terjebak! Ini 7 Tanda Kemampuan Berpikir Kritismu Sudah Diambil Alih AI

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Ada Konser Avenged Sevenfold di JIS, Ini Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatifnya

Ada Konser Avenged Sevenfold di JIS, Ini Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatifnya

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Maestro Omah Cangkem Jogja: Pelestari Tembang Tradisi Jawa

Maestro Omah Cangkem Jogja: Pelestari Tembang Tradisi Jawa

Video | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Penjualan Mobil Nasional September 2026 Turun Tipis Toyota dan BYD Masih Perkasa

Penjualan Mobil Nasional September 2026 Turun Tipis Toyota dan BYD Masih Perkasa

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan

Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan

Kaltim | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Apakah Flek Hitam Menahun Bisa Hilang Total Tanpa Operasi?

Apakah Flek Hitam Menahun Bisa Hilang Total Tanpa Operasi?

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Calvin Verdonk Ungkap Perjuangan Tak Biasa Usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Calvin Verdonk Ungkap Perjuangan Tak Biasa Usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:09 WIB

×