Peneliti Terkejut Penderita Asma Justru Terlindungi dari Covid-19 Parah, Inilah Sebabnya

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 05 April 2022 | 11:44 WIB
Peneliti Terkejut Penderita Asma Justru Terlindungi dari Covid-19 Parah, Inilah Sebabnya
Ilustrasi penderita asma (Shutterstock)

Suara.com - Peneliti menemukan alasan mengapa penderita penyakit asma dinilai terlindungi dari Covid-19 parah, berkebalikan dengan dugaan awal mengingat ini adalah masalah paru-paru kronis.

Ternyata, perlindungan tersebut diberikan oleh protein yang sangat umum pada penderita asma, yakni interleukin-13 (IL-13). Protein ini menyebabkan produksi lendir di luar tingkat yang sehat.

Dalam percobaan di laboratorium, peneliti dari University of North Carolina di Chapel Hill menemukan bahwa virus corona kesulitan menyerang sel yang diberi protein IL-13.

SARS-CoV-2 sulit bereplikasi dan menyebarkan salinannya sendiri pada kultur sel yang diambil dari saluran pernapasan manusia.

"Kami menemukan sejumlah perubahan seluler yang signifikan, terutama karena IL-13. Kami menyimpulkan bahwa IL-13 memainkan peran unik dalam pertahanan melawan infeksi SARS-CoV-2 pada populasi pasien tertentu," jelas ahli biokimia Camille Ehre dari UNC.

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Ketika mengamati sel pernapasan yang telah diberi protein IL-13 di bawah mikroskop elektron, Ehre melihat adanya pengurangan jumlah sel yang terinfeksi dan peningkatan lendir pada kultur sel.

Bahkan ketika lendir diproduksi, sel-sel masih menunjukkan tingkat perlindungan terhadap virus corona.

Sementara pada kultur sel pernapasan yang tidak diberi IL-13, virus corona menjadi mudah menyerang.

Setelah melakukan sekuensing RNA, mereka menegaskan bahwa protein Il-13 dalam kultur sel meningkatkan regulasi gen terkait sifat antivirus dan menurunkan regulasi ekspresi reseptor sel yang ada pada virus corona, ACE2.

Sayangnya IL-13 tidak dapat digunakan sebagai pengobatan dengan sendirinya. Ini adalah bagian dari respon imun, yang berarti dapat memicu peradangan di saluran udara pasien yang tidak menderita asma.

Namun, peneliti yakin bahwa memahami poin-poin alasan penderita asma terlindungi dari Covid-19 parah tetap sangat penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Melandai, Tinggal 127 Pasien Positif Masih Dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran

Kasus Covid-19 Melandai, Tinggal 127 Pasien Positif Masih Dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran

News | Selasa, 05 April 2022 | 11:06 WIB

Sebelum Meninggal, Ibu Cut Memey Dirawat di ICU Gara-Gara Covid-19

Sebelum Meninggal, Ibu Cut Memey Dirawat di ICU Gara-Gara Covid-19

Entertainment | Selasa, 05 April 2022 | 10:48 WIB

Awalnya Tes Mandiri karena Flu, Haein LABOUM Dinyatakan Positif Covid-19 Usai PCR

Awalnya Tes Mandiri karena Flu, Haein LABOUM Dinyatakan Positif Covid-19 Usai PCR

Jogja | Selasa, 05 April 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB