Orangtua, Begini Cara Bedakan Bercanda dengan Bullying pada Aktivitas Bermain Anak

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 13 April 2022 | 13:25 WIB
Orangtua, Begini Cara Bedakan Bercanda dengan Bullying pada Aktivitas Bermain Anak
Ilustrasi perundungan atau bullying (Elements Envato)

Suara.com - Bercanda dan saling jahil sebenarnya hal yang biasa dilakukan anak-anak. Tetapi ada batas tipis antara bercanda dengan perundungan atau bullying yang terkadang tidak disadari oleh anak-anak.

Padahal dampak dari kedua tindakan itu bisa sangat berbeda. Bercanda bisa jadi menandakan kedekatan antar anak. Sementara bullying bisa berdampak serius secara mental pada korban.

Untuk itu perlu peran orang dewasa dalam mengingatkan anak bisa membedakan bercanda dengan tindakan bullying.

Dikutip dari Times of India, bercanda adalah keadaan bermain satu sama lain tanpa ada yang menyakiti perasaan, meski mungkin saling mengolok.

Aksi itu sebagian besar dinikmati oleh orang yang komentar atau tindakannya diarahkan seperti saling memanggil nama lucu atau membuat lelucon lucu.

Ilustrasi stop bullying. [Shutterstock]
Ilustrasi stop bullying. [Shutterstock]

Sedangkan bullying dimaksudkan untuk meremehkan orang yang diejek dan tidak dinikmati oleh semua orang. Bahkan bisa sampai ke tingkat kekerasan fisik dan agresi.

Sebagian besar tindakan bullying dimulai dengan ejekan, tetapi kemudian berlanjut ke titik yang menghina, menyebabkan rasa sakit emosional dan fisik. Seperti memanggil dengan nama yang kejam atau memaksa untuk melakukan hal-hal yang merendahkan.

Anak-anak, terutama yang masih kecil, sering takut untuk mengungkapkan masalah bullying kepada orang tua. Bisa jadi karena mereka merasa terhina atau terancam.

Meski begitu, ada tanda-tanda anak menjadi korban bullying yang bisa diperhatikan oleh orangtua.

Ilustrasi Perundungan. [Suara.com/Iqbal Asaputro]
Ilustrasi Perundungan. [Suara.com/Iqbal Asaputro]

1. Terdapat Luka atau Memar yang Tidak Dapat Dijelaskan
Penindasan bahkan dapat menyebabkan kekerasan fisik. Jika anak memiliki luka atau memar di tubuh yang tidak dapat mereka jelaskan, cobalah untuk bicara bersama bisa jadi mungkin menyembunyikan sesuatu. Perubahan suasana hati yang sering juga bisa disebabkan oleh bullying.

2. Hanya Punya Sedikit Teman
Beberapa teman juga merupakan tanda intimidasi. Anak-anak yang diintimidasi merasa sulit untuk berinteraksi dengan orang lain.

3. Anak Tidak Mau Pergi ke Sekolah
Jika anak biasanya membuat alasan untuk bolos sekolah, coba cari alasan di baliknya. Bisa jadi alasannya karena takut bertemu dengan teman-temannya.

4. Mulai Berbohong atau Mencuri Uang
Sering berbohong, mencuri uang, atau perilaku negatif apapun yang sebelumnya tidak pernah dilakukan anak, bisa jadi akibat perilaku bullying yang dialaminya. Mereka mungkin mencoba mencuri untuk membayar pelaku bullying.

5. Nilai Sekolah Turun
Penindasan dapat memengaruhi kesehatan mental anak. Akibatnya bisa menyebabkan tidak konsentrasi saat belajar yang dapat memengaruhi kinerja akademiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Kali Nikah Cerai, Risty Tagor Tak Kapok Menikah Lagi

3 Kali Nikah Cerai, Risty Tagor Tak Kapok Menikah Lagi

Entertainment | Rabu, 13 April 2022 | 11:25 WIB

Bhabinkamtimas Datangi Sekolah Ajarkan Murid SD Cara Meloloskan Diri dari Penculikan

Bhabinkamtimas Datangi Sekolah Ajarkan Murid SD Cara Meloloskan Diri dari Penculikan

Bali | Rabu, 13 April 2022 | 11:23 WIB

5 Hal yang Disembunyikan Orang Tua Kepada Anaknya

5 Hal yang Disembunyikan Orang Tua Kepada Anaknya

Your Say | Rabu, 13 April 2022 | 10:15 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB