Hati-Hati, 5 Suplemen Ini Bisa Tingkatkan Risiko Sejumlah Masalah Kesehatan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 19 April 2022 | 18:11 WIB
Hati-Hati, 5 Suplemen Ini Bisa Tingkatkan Risiko Sejumlah Masalah Kesehatan
Ilustrasi suplemen (Shutterstock)

Suara.com - Suplemen makanan mencakup segala sesuatu mulai dari vitamin dan mineral hingga tumbuhan dan produk biosimilar, seperti hormon pria alami.

Tapi, sebagian orang mengonsumsi suplemen untuk menggantikan vitamin atau mineral atau multivitasmin.

Sedangkan, bukti mengenai manfaat konsumsi suplemen makanan sangat beragam. Tapi, sebuah penelitian menemukan hubungan antara suplemen tertentu dengan masalah kesehatan tertentu.

Harvard Health memberikan ikhtisar studi yang menghubungkan suplemen vitamin dosis tinggi dengan sejumlah masalah kesehatan. Badan kesehatan itu menekankan bahwa sebagian besar suplemen itu aman dikonsumsi, tapi ada pengecualian.

Mereka mengatakan konsumsi suplemen di bawah ini dalam dosis yang tidak tepat bisa membahayakan kesehatan. Berikut daftarnya.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

1. Beta karoten

Dosis tinggi beta karoten telah dikaitkan dengan risiko kanker paru-paru yang lebih besar pada perokok.

2. Kalsium dan vitamin D

Ekstra kalsium dan vitamin D dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

baca juga

3. Vitamin E

Dosis tinggi vitamin E dapat menyebabkan stroke yang disebabkan oleh pendarahan di otak.

4. Vitamin K

Vitamin K dapat mengganggu efek anti-pembekuan pengencer darah.

5. Vitamin B6

Konsumsi vitamin B6 dalam jumlah tinggi selama satu tahun atau lebih telah dikaitkan dengan kerusakan saraf yang dapat mengganggu gerakan tubuh (gejalanya sering hilang setelah suplemen dihentikan).

Namun Anda perlu paham bahwa suplemen bisa memainkan peran penting untuk beberapa kelompok yang berisiko tinggi.

Misalnya, orang dewasa yang didiagnosis dengan osteoporosis mungkin memerlukan vitamin D dan kalsium ekstra di luar apa yang mereka dapatkan dari makanan biasa.

"Suplemen juga dapat membantu orang dengan penyakit Crohn atau penyakit celiac, kondisi yang membuat sulit untuk menyerap nutrisi tertentu. Orang dengan kekurangan vitamin B12 hampir selalu membutuhkan suplemen," jelas badan kesehatan tersebut dikutip dari Express.

Tapi menurut NHS, kebanyakan orang tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin dan bisa mendapatkan semua vitamin serta mineral yang dibutuhkan dengan mengonsumsi makanan sehat serta seimbang.

"Banyak orang memilih untuk mengonsumsi suplemen. Tapi, terlalu banyak atau terlalu lama mengonsumsinya bisa berbahaya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan, Sayang Dilewatkan!

4 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan, Sayang Dilewatkan!

Your Say | Sabtu, 16 April 2022 | 10:39 WIB

Jeruk dan Lemon, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Vitamin C?

Jeruk dan Lemon, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Vitamin C?

Lifestyle | Rabu, 13 April 2022 | 10:46 WIB

Kandungan dan Manfaat Buah Durian yang Harus Kamu Ketahui!

Kandungan dan Manfaat Buah Durian yang Harus Kamu Ketahui!

Your Say | Senin, 11 April 2022 | 12:46 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×