Xerostomia Bisa Jadi Gejala Kadar Gula Darah Tinggi, Begini Tandanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 12 Mei 2022 | 09:09 WIB
Xerostomia Bisa Jadi Gejala Kadar Gula Darah Tinggi, Begini Tandanya!
Ilustrasi lidah (Pexels.com/Oleg Magni)

Suara.com - Kadar gula darah tinggi akibat diabetes bisa memberikan banyak efek samping, salah satunya pada kesehatan mulut. Perubahan tekstur lidah yang dikenal sebagai xerostomia bisa menjadi salah satu gejala kadar gula darah tinggi akibat diabetes.

Menurut Klinik Cleveland, mulut kering yang secara medis dikenal sebagai xerostomia disebabkan oleh kurangnya air liur.

"Kondisi ini bisa menjadi gejala gula darah tinggi pada penderita diabetes atau masalah kesehatan lainnya. Kondisi inilah yang menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti penyakit gusi dan infeksi mulut," kata Cleveland dikutip dari Express.

Komplikasi ini umumnya terlihat di antara pasien dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2 , yang rentan terhadap dehidrasi.

Dehidrasi disebabkan oleh kadar gula darah tinggi yang membuat ginjal bekerja berlebihan, sehingga kelebihan glukosa dapat diserap dan disaring.

Ilustrasi gula darah tinggi. (freepik)
Ilustrasi gula darah tinggi. (freepik)

Saat ginjal berjuang untuk mengatasi kelebihan gula darah, itu diekskresikan dalam urine yang menyeret cairan dari jaringan lain keluar dari tubuh.

Kebutuhan berlebihan untuk buang air kecil ini mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi, yang menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Statistik menunjukkan jumlah penderita diabetes yang melaporkan gejala mulut kering berkisar antara 40 dan 80 persen.

"Kondisi ini membuat orang kesulitan makan dan menelan makanan, menyebabkan bau mulut dan bisa mengiritasi jaringan mulut, membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi," kata Harvard Health.

baca juga

Lidah yang kering dan pecah-pecah adalah gejala umum kondisi tersebut, sehingga membutuhkan praktisi kesehatan.

Badan kesehatan lainnya menggambarkan lidah memiliki tekstur kasar, yang mungkin disertai dengan bibir kering pecah-pecah.

Lepuh, infeksi, kekeringan, gatal, perubahan warna, dan kelainan pada kulit juga bisa menjadi tanda peringatan gula darah tinggi.

Salah satu risiko utama berkurangnya air liur adalah kerusakan gigi yang bisa memicu kondisi lain, seperti radang gusi.

Semakin dini kondisi terdeteksi, semakin baik pengobatannya. Tetapi, penanganan mulut kering tergantung penyebabnya.

Pada waktu yang lama, banyak dokter mengira xerostomia adalah konsekuensi alami dari penuaan.

"Sering minum air bisa meredakan mulut kering. Makanan asam juga merangsang kelenjar ludah, yang menjadi pelega tenggorokan rasa lemon bisa membantu mengatasinya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Alasan Perlu Mempertimbangkan Karakter dari Calon Pasangan, Jangan Asal!

4 Alasan Perlu Mempertimbangkan Karakter dari Calon Pasangan, Jangan Asal!

Your Say | Kamis, 12 Mei 2022 | 08:39 WIB

Ini Cara Cari Lokasi Parkir Pakai Google Maps Agar Tidak Kebingungan

Ini Cara Cari Lokasi Parkir Pakai Google Maps Agar Tidak Kebingungan

Tekno | Kamis, 12 Mei 2022 | 08:37 WIB

5 Makanan Berkuah yang Cocok Dikonsumsi saat Tidak Enak Badan, Siap Coba?

5 Makanan Berkuah yang Cocok Dikonsumsi saat Tidak Enak Badan, Siap Coba?

Your Say | Kamis, 12 Mei 2022 | 08:29 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB