Presiden China Xi Jinping Idap Aneurisma Otak, Mungkinkah Bisa Mengancam Jiwa?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 13 Mei 2022 | 09:25 WIB
Presiden China Xi Jinping Idap Aneurisma Otak, Mungkinkah Bisa Mengancam Jiwa?
Presiden Cina, Xi Jinping. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini, Presiden China, X Jinping sedang dikabarkan menderita aneurisma otak. Ia pun harus dirawat di rumah sakit karena kondisinya pada akhir tahun 2021 lalu.

Spekulasi mengenai kondisi kesehatan Xi Jinping yang tidak baik-baik saja ini sudah muncul, setelah ia tidak menghadiri pertemuan dengan para pemimpin asing sejak awal pandemi Covid-19 hingga Olimpiade Musim Dingin Beijing.

Bahkan, kondisi kesehatannya sudah mulai terlihat menurun ketika berpidato di depan publik di Shenzhen pada Oktober 2020. Salah satunya, Xi Jinping menunjukkan kemampuan berbicaranya yang lebih lambat dan batuk-batuk.

Aneurisma otak atau aneurisma serebral bisa terjadi kepada siapa saja tanpa memandang usia. Tapi, kondisi ini paling berisiko terjadi pada orang dewasa usia 30 hingga 60 tahun dan lebih sering menyerang wanita daripada pria.

Para ahli di Institut Nasional AS untuk Gangguan Neurologis dan Stroke mengatakan orang dengan kelainan bawaan tertentu juga berisiko tinggi mengalami aneurisma otak.

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, China, Jumat (4/2/2022). ANTARA FOTO/Sputnik/Aleksey Druzhinin/Kremlin via REUTERS/AWW/djo (via REUTERS/SPUTNIK)
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, China, Jumat (4/2/2022). ANTARA FOTO/Sputnik/Aleksey Druzhinin/Kremlin via REUTERS/AWW/djo (via REUTERS/SPUTNIK)

Adapun faktor risiko potensial aneurisma serebral termasuk predisposisi genetik, penyakit ginjal polikistik, mengecilnya arteri dan vena di otak yang disebut malformasi arteriovenosa.

Data dari Institut Nasional Gangguan Neurologis dan Stroke AS mengatakkan sekitar 25 persen orang yang menderita aneurisma otak tidak bertahan dalam 24 jam pertama bila sudah pecah.

Sedangkan, 25 persen lainnya berisiko meninggal dunia karena komplikasi dalam kurun waktu 6 bulan. Orang yang mengalami perdarahan subarachnoid mungkin mengalami kerusakan neurologis permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden China Xi Jinping Derita Aneurisma Otak, Kenali Tanda-tandanya

Presiden China Xi Jinping Derita Aneurisma Otak, Kenali Tanda-tandanya

Health | Jum'at, 13 Mei 2022 | 08:55 WIB

Dikira Sakit Kepala karena Menstruasi, Ternyata Wanita 26 Tahun Ini Alami Stroke

Dikira Sakit Kepala karena Menstruasi, Ternyata Wanita 26 Tahun Ini Alami Stroke

Health | Senin, 11 April 2022 | 17:20 WIB

Para Ahli Temukan Insomnia Bisa Jadi Pertanda Aneurisma Otak

Para Ahli Temukan Insomnia Bisa Jadi Pertanda Aneurisma Otak

Health | Kamis, 04 November 2021 | 20:44 WIB

Terkini

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB