Merokok Ganja Bisa Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya!

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Jum'at, 13 Mei 2022 | 21:50 WIB
Merokok Ganja Bisa Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya!
Ilustrasi merokok ganja. (Pixabay)

Suara.com - Sebuah studi yang dilakukan tahun 2019 mengungkap fakta mengejutkan yang menyebut bahwa tingkat obesitas lebih rendah pada mereka yang merokok ganja. Hal ini pun menimbulkan pertanyaan, benarkah zat adiktif tersebut dapat melawan obesitas?

Namun seiring dengan berlanjutnya penelitian tersebut, didapat fakta bahwa tak ada hubungan antara ganja dan penurunan berat badan.

Dilansir dari Insider, Jordan Tishler, seorang dokter medis dan dosen di Harvard Medical School, mengatakan bahwa studi tahun 2019 tersebut tidak melakukan penelitian tentang penggunaan ganja untuk penurunan berat badan.

Faktanya, hanya ada lima zat yang disetujui FDA yang telah terbukti ilmiah secara langsung dapat menyebabkan penurunan berat badan, dan ganja bukan salah satunya.

Kini, ketika ilmu pengetahuan tentang ganja terus berkembang, semakin jelas bagi para peneliti bagaimana ganja dapat mempengaruhi nafsu makan dan metabolisme tubuh.

Sebuah penelitian kecil tahun 2020 terhadap pengguna ganja menemukan beberapa penanda darah yang terkait dengan metabolisme setelah mereka merokok, menguap, dan memakai ganja. Peneliti kemudian membandingkannya dengan plasebo.

Diduga ganja memengaruhi sistem endocannabinoid, yang merupakan bagian integral dari pengaturan fungsi tubuh seperti memori, tidur, nyeri, respons imun, dan nafsu makan.

THC (Tetrahidrokanabinol), senyawa utama di dalam ganja, akan mengaktifkan reseptor dalam sistem endocannabinoid yang disebut reseptor cannabinoid tipe 1. Inilah teori yang diambil para peneliti bahwa ganja mempengaruhi berat badan:

  • Reseptor yang terlalu aktif dapat menyebabkan obesitas dan meningkatkan kadar lemak.
  • Memblokir reseptor ini dapat mengurangi berat badan dan kadar lemak, menurut penelitian pada hewan pada tikus gemuk.

Namun, sementara THC mengaktifkan reseptor, penelitian telah menemukan bahwa senyawa cannabinoid lain mungkin memiliki kemampuan untuk memblokirnya tanpa menyebabkan efek psikoaktif.

"Ada satu cannabinoid, yang relatif jarang, yang disebut THCV, yang tampaknya, pada hewan pengerat, menurunkan nafsu makan. Namun, ini belum dibuktikan pada manusia," kata Tishler.

Jadi, tidak seperti THC, THCV mungkin memiliki kualitas penekan nafsu makan. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk menarik hubungan antara THCV, pengurangan nafsu makan, dan penurunan berat badan.

Sementara menunggu bukti klinis lebih lanjut, ada beberapa cara yang menurut para peneliti dapat membantu penurunan berat badan, yaitu:

  • Tidur yang lebih baik, yang mengarah pada kesehatan metabolisme yang lebih baik
  • Mobilitas yang lebih baik
  • Pengurangan kalori dari alkohol

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thailand Izinkan Masyarakat Tanam Ganja di Rumah Mulai Juni, Pemerintah Bagikan Gratis

Thailand Izinkan Masyarakat Tanam Ganja di Rumah Mulai Juni, Pemerintah Bagikan Gratis

Bali | Jum'at, 13 Mei 2022 | 11:33 WIB

Pria di Medan Kedapatan Bawa 49 Kg Ganja, Endingnya Begini

Pria di Medan Kedapatan Bawa 49 Kg Ganja, Endingnya Begini

Sumut | Kamis, 12 Mei 2022 | 16:43 WIB

Merokok Ganja Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung, Peneliti dari Universitas Stanford Menjelaskan Penyebabnya

Merokok Ganja Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung, Peneliti dari Universitas Stanford Menjelaskan Penyebabnya

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 14:55 WIB

Terkini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB