Mata Bintik-bintik Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi, Kapan Harus ke Dokter?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 16 Mei 2022 | 20:55 WIB
Mata Bintik-bintik Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi, Kapan Harus ke Dokter?
Ilustrasi mata perih (Unsplash)

Suara.com - Tubuh membutuhkan kolesterol, sejenis lemak, agar berfungsi dengan baik. Namun, memiliki terlalu banyak kolesterol dalam darah Anda dapat berdampak negatif terhadap kesehatan.

Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko yang diketahui untuk masalah kesehatan yang parah, mulai dari penyakit jantung hingga stroke. Ditandai dengan kurangnya tanda-tanda peringatan, kolesterol tinggi sering digambarkan sebagai kondisi diam.

Namun, membiarkan kadar tidak terdeteksi dapat membahayakan kesehatan kardiovaskular Anda. Salah satu indikator kolesterol tinggi dalam darah Anda bisa jadi eye floaters. Demikian seperti dilansir dari Times of India. 

Floaters adalah bintik-bintik dalam penglihatan Anda dan biasanya terlihat seperti spek hitam atau abu-abu atau jaring laba-laba yang melayang ketika Anda menggerakkan mata. Bintik-bintik gelap atau garis-garis dalam penglihatan Anda (floaters) adalah gejala oklusi vena retina. Retina, jaringan peka cahaya di belakang mata Anda, menerima suplai darah melalui arteri retina dan vena retina.

Ilustrasi mata. (Pixabay)
Ilustrasi mata. (Pixabay)

Ketika vena tersumbat, itu disebut oklusi vena retina. Ketika vena tersumbat, darah dan cairan tumpah ke retina. Ketika ini terjadi, area retina yang disebut makula bisa menjadi bengkak. Pembengkakan mempengaruhi penglihatan sentral Anda. Kolesterol tinggi sering terjadi pada orang dengan oklusi vena retina.

Sebuah studi tahun 2008 menemukan bahwa kolesterol tinggi dua kali lebih umum pada orang dengan oklusi vena retina sentral dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki kondisi mata. Gejala lain dari oklusi vena retina termasuk perubahan penglihatan pada satu mata, penglihatan kabur pada satu mata dan nyeri pada mata yang terkena.

Jika Anda tidak yakin apakah Anda mengalami eye floaters atau tidak, ada beberapa tanda dan gejala yang dapat membantu mengidentifikasi floaters. Floaters dapat mengambil bentuk yang berbeda seperti garis kecil, cincin, bentuk sarang laba-laba atau bentuk tidak beraturan lainnya.

Mereka bisa tampak seperti untaian seperti benang, yang bisa menonjol dan hampir tembus pandang. Mereka juga bisa berupa bintik-bintik gelap atau bintik-bintik yang bergerak saat Anda menggerakkan mata Anda. Saat Anda mencoba mengikuti floaters ini, mereka bergerak cepat keluar dari bidang visual. Eye floaters sering disangga pada latar belakang yang cerah seperti layar, langit biru atau dinding putih. Intensitas, ukuran dan bentuk floaters ini bervariasi dari orang ke orang.

Jika Anda melihat lebih banyak eye floaters dari biasanya, kilatan cahaya di mata atau kegelapan di sisi mana pun dari penglihatan Anda, Anda harus memeriksakannya ke dokter. Penting untuk dicatat bahwa eye floaters tidak harus merupakan gejala kolesterol tinggi saja. Cara yang paling dapat diandalkan untuk mengetahui apakah Anda memiliki kolesterol tinggi adalah dengan menjalani tes. Dokter Anda akan mengambil darah dari lengan Anda atau melakukan tes tusukan jari untuk mengetahui kadar kolesterol Anda.

Dari mengubah kebiasaan gaya hidup Anda hingga pengobatan, ada berbagai cara yang dapat membantu menurunkan level Anda. Karena kolesterol dapat disebabkan oleh terlalu banyak makanan berlemak, mengubah pola makan Anda menjadi makanan yang lebih sehat dapat membantu kadar Anda. Makanan seperti oatmeal, apel, plum, dan kacang-kacangan kaya akan serat larut, yang mencegah tubuh Anda menyerap kolesterol. Berolahraga setiap hari memainkan peran besar dalam menurunkan kadar kolesterol tinggi tersebut. Hindari merokok dan minum dan cobalah untuk memiliki sikap bebas stres. Semua perubahan ini sangat membantu tubuh yang sehat dan diatur kolesterol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Wanita Histeris di Bangsal Rumah Sakit karena Alami Gangguan pada Mata, Publik: Keseringan Nonton Drakor?

Viral Wanita Histeris di Bangsal Rumah Sakit karena Alami Gangguan pada Mata, Publik: Keseringan Nonton Drakor?

Bekaci | Senin, 16 Mei 2022 | 15:00 WIB

Kelopak Mata Sering Gatal? Berikut 5 Cara Efektif Untuk Mengatasinya

Kelopak Mata Sering Gatal? Berikut 5 Cara Efektif Untuk Mengatasinya

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 12:06 WIB

Populer Kesehatan: 5 Jenis Sakit Kepala dan Jumlah Kolesterol Normal dalam Tubuh Manusia

Populer Kesehatan: 5 Jenis Sakit Kepala dan Jumlah Kolesterol Normal dalam Tubuh Manusia

Health | Minggu, 15 Mei 2022 | 20:05 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB